Pembinaan Kerohanian Warnai PKKMB Universitas Ottow Geissler Papua

Ketua Tim Kerohanian sekaligus Direktur Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UOGP, Reni Koibur, S.Si., M.Cs,

Jayapura,JayaTvPapua.com. – Universitas Ottow Geissler Papua (UOGP) kembali melaksanakan kegiatan pembinaan PKKMB kerohanian bagi mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Kegiatan yang sudah menjadi agenda rutin sejak 2023 ini memasuki tahun ketiga pelaksanaannya (22/8/2025).

Sedikitnya 200 mahasiswa baru dari tiga fakultas, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Sains dan Teknologi, serta Fakultas Pertahanan, Kehutanan, dan Kelautan, ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Melalui pembinaan ini, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan dengan kehidupan kampus, tetapi juga dibentuk karakter Kristiani sesuai dengan visi universitas.

Ketua Tim Kerohanian sekaligus Direktur Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UOGP, Reni Koibur, S.Si., M.Cs, menjelaskan bahwa pembinaan PKKMB kerohanian merupakan upaya membekali mahasiswa agar memiliki dasar iman yang kuat selama menempuh studi.

“Kegiatan ini sudah kami laksanakan sejak tahun 2023, dan tahun ini menjadi tahun ketiga. Tujuannya supaya mahasiswa baru memiliki karakter Kristiani dalam kehidupan akademik mereka. Kami juga melakukan tes khusus sebagai dasar bagi dosen wali untuk memantau serta membantu mahasiswa dalam penyelesaian studi mereka,” jelas Reni.

Selain materi pengenalan kampus dan program studi yang diberikan pada hari pertama dan kedua, pada hari ketiga mahasiswa difokuskan pada pembinaan karakter Kristiani. Konselor sekaligus Pendeta Kampus UOGP, Pdt. Nelince Wanma, menegaskan pentingnya pengembangan iman dan karakter dalam mendampingi prestasi akademik.

“Hari ketiga ini kami fokus pada pengembangan karakter Kristiani, karena kampus ini dibangun atas dasar iman kepada Tuhan Yesus Kristus. Harapannya, mahasiswa tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter seperti Kristus,’ ungkapnya.

Dalam pembinaan tersebut, mahasiswa diajak mengenal diri melalui tes kepribadian MDCA, memahami jati diri sebagai anak Allah, hingga mengalami pembaruan karakter. Materi juga menekankan pembersihan emosi negatif serta penguatan spiritualitas.

“Kami ingin mahasiswa bertahan menghadapi tuntutan kampus yang semakin tinggi. Mereka harus mampu mengendalikan diri, bersabar, serta berpegang pada iman. Jadi, ketika lulus nanti, mereka bukan hanya berilmu pengetahuan, tetapi juga berkarakter baik dan beriman,” tambah Pdt. Nelince.

Antusiasme mahasiswa baru tahun ini dinilai meningkat signifikan. Meski baru berkenalan dalam tiga hari, interaksi dan komunikasi antar mahasiswa terlihat akrab dan penuh semangat. Hal ini menjadi indikator positif bagi kenyamanan mereka dalam menempuh studi di Universitas Ottow Geissler Papua.

Dengan semangat tersebut, UOGP berharap pembinaan PKKMB kerohanian dapat terus dilakukan setiap awal semester, sehingga mahasiswa bukan hanya menjadi lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Kristiani yang kuat.

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *