Jayapura,JayaTvPapua.com. – Finalis Miss Indonesia 2025 asal Papua Pegunungan, Merince Kogoya, buka suara terkait keputusan panitia yang mendiskualifikasi dirinya setelah video dirinya mengibarkan bendera Israel beredar di media sosial.Merince menyebut dirinya mengalami perlakuan yang tidak adil sejak awal proses seleksi hingga masa karantina berlangsung.
Merince menjelaskan, sejak awal dirinya ditunjuk secara khusus untuk mewakili Papua Pegunungan. Namun, berbeda dengan finalis lain, ia mengaku tidak menerima buku panduan saat mengikuti audisi. Hal ini diungkapnya saat jumpa Pers bersama awak media di Abepura,Kota Jayapura di salah satu Cafe Jumat, (29/8/2025).
“Saya ikuti audisi benar-benar tanpa arah atau panduan. Saya hanya berjalan dengan pertolongan dan petunjuk Tuhan,”ungkap Merince.
Lebih lanjut, ia juga menyinggung soal perlakuan diskriminatif selama karantina. Menurutnya, meski sudah ada rekomendasi dari dokter gizi agar dirinya mendapatkan menu makanan sesuai kebutuhan tubuh yakni berbasis umbi-umbian namun yang ia terima justru menu yang tidak sesuai.
“Selama dua hari berturut-turut saya hanya diberi makan siang berupa mie, sehingga daya tahan tubuh saya menurun. Tapi karena pertolongan Tuhan saya bisa tetap bertahan,” tambahnya.
Merince juga menyoroti momen penyematan selempang finalis pada 26 Juni 2025. Dari 38 finalis yang hadir, hanya tiga finalis dari wilayah barat dan tengah yang diminta maju ke depan, sementara perwakilan dari timur, termasuk dirinya, tidak diberi kesempatan.
“Kami dari timur hanya saling memberi semangat, walau tidak diundang maju,”katanya.
Puncak masalah muncul setelah beredarnya video dirinya mengibarkan bendera Israel. Tindakan itu memicu kontroversi hingga akhirnya panitia Miss Indonesia 2025 memutuskan mendiskualifikasi Merince dari ajang tersebut.
Meski begitu, Merince menegaskan bahwa tindakannya bukan bermaksud politis. Ia menilai keputusan panitia tidak hanya berlebihan, tetapi juga mencerminkan perlakuan diskriminatif yang sudah ia rasakan sejak awal.
Hingga kini, pihak penyelenggara Miss Indonesia 2025 belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan Merince Kogoya dan Ia menuntut Pemulihan nama baik dari Pihak Panitia Penyelenggara Miss Indonesia 2025.