BI Papua Dorong Sinergi Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan Daerah

Jayapura, jayatvpapua.com – Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas harga serta memperkuat ketahanan pangan melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) 2025.

Kepala Perwakilan BI Papua mengatakan, GNPIP menjadi wadah kolaborasi lintas sektor sejak 2022 yang terbukti efektif menekan laju inflasi di Papua. “Inflasi di Kota Jayapura pada Oktober 2025 tercatat sebesar 0,53 persen (yoy), masih berada di bawah sasaran nasional 2,5±1 persen. Ini hasil kerja sama yang kuat antara BI, TPID, dan seluruh mitra daerah,” ujarnya dalam sambutan pada Opening Ceremony GNPIP 2025 di Jayapura, Kamis (13/11/2025).

Ia menambahkan, sejak awal tahun hingga Oktober 2025, BI Papua bersama TPID telah melaksanakan lebih dari 400 kali Gerakan Pangan Murah (GPM), termasuk ratusan kegiatan di wilayah Papua. Program ini turut disertai pelatihan Good Agricultural Practices (GAP), fasilitasi distribusi pangan, serta pemberian bantuan alat pertanian kepada kelompok tani dan nelayan. “Kami terus mendukung peningkatan kapasitas produksi pangan dan menjaga keterjangkauan harga di tingkat masyarakat,” katanya.

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, BI Papua juga mengantisipasi potensi kenaikan harga beberapa komoditas seperti bawang merah, beras, dan daging ayam. Berdasarkan hasil koordinasi dengan distributor dan kelompok tani, stok pangan strategis dipastikan aman. “Petani binaan kami di Jayapura dan Keerom siap panen dengan hasil sekitar 4 ton cabai merah, 55 ton bawang merah, dan 18 ton padi,” ujarnya.

Kegiatan GNPIP tahun ini turut melibatkan generasi muda dalam lomba konten edukasi berbahasa daerah dan lomba karya tulis ilmiah. BI Papua juga memberikan apresiasi kepada kelompok tani, nelayan, distributor sembako, serta pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Kepala BI Papua menegaskan, ketahanan pangan merupakan fondasi kekuatan ekonomi daerah, terutama di tengah ketidakpastian global. “Melalui sinergi ini, kita ingin memastikan Papua berperan dalam mendukung program nasional seperti Makan Bergizi Gratis dan pengentasan stunting. Ketahanan pangan adalah kunci untuk menjaga masa depan,” pungkasnya.

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *