Sarmi, JayaTvPapua.com – Memasuki hari keempat pencarian, Tim SAR Gabungan masih belum menemukan Seldjun Okta, pelajar asal Kampung Gwinjaya SP 4 yang dilaporkan hilang terseret arus di Pantai Tarontha, Muara Kali Dormas, Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi.
Operasi pencarian dilanjutkan pada Minggu (4/1/2026) sejak pukul 11.00 WIT dengan melibatkan unsur Basarnas Kabupaten Sarmi, Sat Polairud Polres Sarmi, personel Koramil dan Polsek Bonggo, aparat kampung, serta masyarakat setempat.
Kapolres Sarmi AKBP Ruben Palayukan, S.Pt., S.I.K., melalui Kasat Polairud AKP Gustam menjelaskan, pencarian hari keempat dibagi dalam dua tim utama. Tim laut menggunakan perahu karet Basarnas untuk menyisir perairan sekitar Pulau Kecebo dan Pulau Tiga. Sementara tim darat melakukan penyisiran manual sepanjang pesisir pantai, baik ke arah barat maupun timur dari lokasi awal kejadian.
Untuk memaksimalkan pencarian, tim juga mengerahkan drone pada sore hari guna memantau area pesisir dari udara, terutama pada lokasi-lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Namun, proses pencarian menghadapi kendala alam yang cukup berat.
“Kondisi air yang keruh, arus bawah laut yang sangat kencang, serta angin dan gelombang tinggi menjadi hambatan utama dalam pencarian hari ini,”ungkap AKP Gustam.
Selain faktor cuaca, keterbatasan peralatan penyelaman turut menyulitkan upaya penyisiran di bawah permukaan air.
Sesuai prosedur operasi SAR, pencarian dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIT. Meski demikian, tim gabungan bersama pihak keluarga korban tetap melakukan pemantauan di sepanjang pesisir pantai.
Operasi pencarian skala besar dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Senin (5/1/2026) pagi dengan memperluas radius pencarian. Pihak keluarga dan aparat kampung berharap kondisi cuaca membaik agar korban segera ditemukan.












