Jayapura, JayaTvPapua.com – Kekalahan Persiku Kudus dari Persipura Jayapura dalam laga penutup putaran ketiga di Stadion Lukas Enembe, Minggu (3/5/2026) menyisakan evaluasi penting bagi tim tamu.
Dalam sesi jumpa pers usai pertandingan, pelatih Persiku, Bambang Pujo, mengakui timnya kehilangan fokus pada momen krusial yang berujung pada kekalahan.
Bambang menilai pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Namun, menurutnya, Persiku hanya lengah dalam beberapa menit terakhir babak pertama yang dimanfaatkan dengan baik oleh Persipura.
“Pertandingan sebenarnya sangat menarik. Kami hanya kehilangan fokus sekitar lima menit di akhir babak pertama dan itu langsung berbuah gol untuk lawan,” ujar Bambang.
Memasuki babak kedua, Persiku Kudus mencoba bangkit dan menciptakan sejumlah peluang emas. Sayangnya, peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
“Di babak kedua kami punya tiga sampai empat peluang yang seharusnya bisa menjadi gol, tapi belum bisa dimaksimalkan,”tambahnya.
Meski kalah, Bambang tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang telah menempuh perjalanan jauh dan tampil maksimal hingga akhir pertandingan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter Persiku Kudus yang setia memberikan dukungan.
“Saya mohon maaf kepada masyarakat Kudus. Terima kasih atas dukungan luar biasa hingga kami bisa bertahan dan lolos dari degradasi,” ucapnya.
Sementara itu, pemain Persiku Kudus, Lerby Eliandy, juga mengakui timnya kurang efektif dalam memanfaatkan peluang, termasuk kesempatan yang ia dapatkan di menit akhir pertandingan.
“Babak kedua kami banyak melakukan jual beli serangan, tapi memang kami kurang maksimal dalam penyelesaian akhir. Termasuk peluang saya di menit akhir,” kata Lerby.
Meski demikian, ia tetap bersyukur karena seluruh pemain dalam kondisi sehat tanpa cedera. Lerby juga menyampaikan terima kasih kepada para suporter yang terus memberikan dukungan sepanjang musim.
Dalam kesempatan tersebut, Bambang Pujo turut memberikan apresiasi terhadap atmosfer sepak bola di Jayapura. Ia mengaku terkesan dengan dukungan luar biasa dari masyarakat Papua terhadap Persipura.
“Jujur, atmosfer di sini luar biasa. Dari kami keluar hotel sampai ke stadion, dukungan masyarakat begitu terasa. Ini yang membuat Persipura berbeda,” ungkapnya.
Ia pun berharap Persipura dapat kembali berjaya dan melangkah ke Liga 1, mengingat besarnya dukungan serta sejarah klub tersebut dalam sepak bola Indonesia.
“Kami doakan yang terbaik untuk Persipura. Sepak bola Indonesia akan terasa berbeda tanpa mereka,” tutup Bambang.
Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Persipura Jayapura untuk melangkah ke level yang lebih tinggi, sekaligus menegaskan dominasi mereka di kandang sendiri.













