Jayapura, JayaTvPapua.com – Persipura Jayapura menunjukkan kelasnya sebagai salah satu tim besar Indonesia dengan mengamankan kemenangan krusial 2-0 atas Persiku Kudus pada laga pamungkas babak ketiga Grup 2 Pegadaian Championship 2025/2026, Minggu (3/5/2026).
Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Lukas Enembe, skuad berjuluk Mutiara Hitam tampil dominan sejak peluit awal dibunyikan. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan ke lini pertahanan Persiku, memperlihatkan ambisi besar Persipura untuk mengunci posisi terbaik di klasemen akhir.
Kebuntuan akhirnya pecah menjelang turun minum. Pada menit ke-40, Williams Lugo melepaskan sepakan keras kaki kiri yang tak mampu dihentikan kiper Persiku, Riki Pambudi. Gol tersebut langsung membakar semangat tuan rumah.
Tak butuh waktu lama, Persipura kembali menggandakan keunggulan. Tiga menit berselang, pelanggaran terhadap Reno Salampessy di dalam kotak penalti berbuah hadiah penalti. Jeam Kelly Sroyer yang maju sebagai algojo dengan tenang menuntaskan tugasnya dan membawa Persipura unggul 2-0.
Memasuki babak kedua, Persipura tetap mengontrol jalannya pertandingan. Meski tidak menambah gol, keunggulan dua angka bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan tiga poin penting bagi tim asuhan Rahmad Darmawan.
Hasil ini mengantarkan Persipura finis di posisi kedua klasemen akhir Grup 2 dan membuka jalan menuju babak play-off—fase penentuan untuk meraih tiket terakhir promosi ke kompetisi kasta tertinggi musim depan.
Dalam laga hidup-mati tersebut, Persipura akan menghadapi Adhyaksa FC Banten pada Jumat, 8 Mei 2026. Pertandingan akan kembali digelar di Stadion Lukas Enembe, memberikan keuntungan tersendiri bagi tuan rumah.
Kepercayaan diri Persipura semakin tinggi lantaran unggul secara perolehan poin, dengan koleksi 56 angka, dibandingkan Adhyaksa FC Banten yang mengemas 51 poin di Grup 1.
Dengan format pertandingan tunggal, duel ini dipastikan berlangsung sengit. Satu kemenangan saja akan menjadi tiket emas bagi Persipura Jayapura untuk kembali ke panggung tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 1 atau BRI Super League musim 2026/2027.
Kini, harapan besar publik Papua bertumpu pada satu laga penentuan. Mampukah Mutiara Hitam menyempurnakan perjuangan dan kembali bersinar di kasta tertinggi? Semua akan terjawab di Stadion Lukas Enembe.













