JAYAPURA – Operasional Yayasan KIS sebagai pengelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, untuk sementara waktu dihentikan. Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari proses evaluasi menyusul dugaan keracunan yang dialami ratusan siswa pada Selasa (4/8/2026).
Koordinator Region Papua, Rama Irjayanto Putra Sukoco Borotian, mengatakan penghentian sementara dilakukan agar seluruh pihak dapat berkonsentrasi pada penanganan korban sekaligus mendukung proses penyelidikan yang sedang berlangsung.
Menurut Rama, koordinasi terus dilakukan bersama pengurus yayasan, pengelola fasilitas, Kepala SPPG, Koordinator Wilayah Kabupaten Jayapura, hingga Kepala KPPG. Seluruh unsur tersebut saat ini diarahkan untuk memastikan para siswa yang terdampak memperoleh pelayanan kesehatan secara maksimal sesuai arahan pemerintah pusat.
Selain memastikan penanganan medis berjalan baik, tim juga tengah menyusun dokumen pemeriksaan awal yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat sebagai bahan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Jayapura.
Sementara itu, penyebab pasti dugaan keracunan masih belum dapat dipastikan. Aparat bersama instansi terkait masih melakukan pendalaman, termasuk mengumpulkan keterangan dan fakta di lapangan guna mengetahui sumber kejadian.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi peserta didik. Pemerintah menyatakan hasil investigasi akan menjadi dasar dalam menentukan tindak lanjut, termasuk evaluasi terhadap tata kelola program agar kejadian serupa tidak kembali terulang.









