Timika, JayaTvPapua.com – Kepedulian terhadap anak-anak di Papua ditunjukkan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 melalui kegiatan berbagi kasih di Panti Asuhan Santa Susana, SP 2, Timika, Papua Tengah, Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini menjadi wujud pendekatan humanis Polri melalui bantuan sosial dan interaksi langsung bersama anak-anak panti.
Dalam kunjungan tersebut, personel Satgas Banops tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga berbaur dengan anak-anak melalui kegiatan bermain dan berbincang bersama.
Suasana penuh keakraban mewarnai kunjungan yang dilanjutkan dengan doa bersama, dipimpin pengurus Panti Asuhan Santa Susana, Teresyah.
Personel Satgas kemudian menyerahkan bantuan berupa tas, alat tulis, sandal, makanan ringan, dan susu. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak sekaligus memberikan semangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
Pengasuh Yayasan Panti Asuhan Santa Susana Timika, Frederika Takndare, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Satgas Damai Cartenz. Ia berharap kunjungan serupa dapat terus berlanjut sehingga anak-anak panti merasakan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa tugas Satgas tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga mencakup kepedulian sosial dan upaya membangun hubungan positif dengan masyarakat.
Menurutnya, anak-anak merupakan bagian penting dari masa depan Papua sehingga membutuhkan perhatian dan dukungan agar dapat tumbuh, belajar, serta menggapai cita-cita.
Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mendorong personel untuk terus membangun komunikasi dan kepedulian sosial di setiap wilayah penugasan.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi anak-anak dalam menjalani pendidikan serta aktivitas sehari-hari.
Melalui kegiatan berbagi kasih ini, Satgas Damai Cartenz-2026 berharap kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan melalui tugas pengamanan, tetapi juga melalui kepedulian, kebersamaan, dan perhatian terhadap generasi muda Papua.












