Jayapura, JayaTvPapua.com – Pemerintah Kota Jayapura menerima berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat melalui program Ruang Publik Torang Tanya Wali Kota Menjawab yang berlangsung di Main Hall Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (12/10/2026).
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, memimpin kegiatan tersebut mewakili Wali Kota Jayapura yang sedang melaksanakan tugas di luar daerah. Dalam kegiatan itu, sekitar 12 warga menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut pemerintah.
Keluhan yang disampaikan warga meliputi pemasangan jaringan listrik PLN bagi masyarakat yang membutuhkan, bantuan biaya pengobatan dan donor darah, permohonan beasiswa pendidikan, penataan pedagang di kawasan Pasar Hamadi, hingga persoalan banjir di kawasan Skyline.
Rustan Saru mengatakan, setiap aspirasi yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan perangkat daerah dan instansi terkait, baik melalui koordinasi maupun peninjauan langsung ke lapangan.
“Khusus untuk pedagang musiman yang berjualan pada dini hari di kawasan Pasar Hamadi, malam ini kami akan turun bersama instansi terkait dan pihak kelurahan untuk memberikan pemahaman agar aktivitas berjualan dilakukan di lokasi yang telah disediakan, yakni Pasar Otonom Kotaraja,”ujar Rustan Saru.
Ia juga menjelaskan, pemerintah telah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Papua terkait keluhan pedagang bahan kebutuhan pokok di sekitar pasar ikan.
Pemindahan pedagang ke Pasar Sentral Hamadi menjadi salah satu langkah yang dibahas agar penataan pasar lebih tertib dan aktivitas jual beli berjalan baik.
Terkait permohonan bantuan pemasangan listrik, Rustan Saru menyebut pihaknya telah berkomunikasi dengan manajemen PLN UP3 Abepura. Warga yang benar-benar membutuhkan dan tidak mampu akan didata untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan pihak terkait.
Sementara itu, bagi warga yang membutuhkan bantuan biaya pengobatan dan donor darah, pemerintah akan mengupayakan koordinasi dengan pihak terkait agar kebutuhan pelayanan kesehatan dapat terbantu. Permohonan bantuan pendidikan juga akan ditindaklanjuti melalui mekanisme rekomendasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Penanganan Banjir Skyline Jadi Perhatian
Selain persoalan pelayanan publik, Rustan Saru turut menyoroti keluhan warga mengenai banjir di kawasan Skyline. Pemerintah berencana melakukan pengecekan langsung untuk memastikan sumber persoalan, termasuk dugaan pengaruh material pekerjaan gorong-gorong di sekitar pertigaan Skyline.
Peninjauan tersebut akan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum, dinas terkait, dan pihak kelurahan guna melihat kondisi di lapangan serta menentukan langkah penanganan yang diperlukan.
Rustan Saru menjelaskan, sejumlah upaya telah dilakukan, di antaranya normalisasi saluran drainase dan perbaikan saluran air di beberapa titik. Namun, penanganan jangka panjang masih diperlukan, termasuk kemungkinan penyediaan pompa air untuk membantu mengurangi genangan yang masuk ke kawasan permukiman.
“Kita perlu memastikan terlebih dahulu sumber persoalannya, kemudian menentukan solusi yang tepat. Kami juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan pada Oktober dan November yang dapat memicu banjir serta kerugian bagi warga,” jelasnya.
Ia menambahkan, rencana peninggian jalan di kawasan permukiman juga perlu dikaji secara cermat agar pelaksanaannya tidak menimbulkan dampak baru bagi masyarakat di sekitarnya.
Melalui program Ruang Publik Torang Tanya Wali Kota Menjawab, Pemerintah Kota Jayapura berharap keluhan masyarakat dapat ditangani secara terarah melalui koordinasi lintas instansi, sekaligus memperkuat pelayanan pemerintah yang responsif terhadap kebutuhan warga.













