Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan masyarakat. Menurutnya, carnaval kali ini sangat luar biasa karena diikuti oleh berbagai elemen, mulai dari pelajar tingkat TK, SD, SMP, SMA/SMK, paguyuban dari kampung-kampung adat, hingga komunitas dan sanggar budaya yang ada di Kota Jayapura.
“Carnaval ini luar biasa, karena melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan ini kita selenggarakan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke-80. Hari ini, kita laksanakan Numbay Nusantara Carnaval tingkat Kota Jayapura,” katanya.
Kegiatan carnaval dilepas dari Lapangan Trisila dan akan berakhir di Lapangan PTC Entrop. Wali Kota berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan baik, aman, dan tertib hingga ke garis finis.
“Semoga kegiatan ini memberikan semangat, mempererat persatuan, dan menyatukan kita semua dalam perbedaan apa pun, karena kita adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. NKRI harga mati. Kita jaga terus persatuan dan kesatuan bangsa ini,” ujarnya.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard K. Nahumury, dalam laporannya menjelaskan bahwa peserta carnaval terdiri dari berbagai unsur, yakni 32 sekolah (TK, SD, SMP, dan SMA/SMK), 5 kampung adat, 20 paguyuban Nusantara, 9 komunitas atau sanggar budaya, serta 9 grup marching band dari sekolah-sekolah.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperingati HUT RI ke-80, menjadi wadah kreativitas warga Kota Jayapura, melestarikan budaya Nusantara, serta membangun kebersamaan antar suku, agama, ras, dan golongan di Kota Jayapura,”jelas Richard.
Untuk menambah semarak, panitia juga menyiapkan hadiah perlombaan dengan beberapa kategori, yaitu terbaik sekolah, terbaik paguyuban, terbaik marching band, terbaik komunitas, dan terbaik kampung.
Dengan penuh semangat kemerdekaan, masyarakat Kota Jayapura diharapkan dapat terus menjaga kebersamaan dan melestarikan budaya sebagai bagian dari jati diri bangsa Indonesia.













