Dekranasda Kota Jayapura Gelar Rakerda Pemerintah Dorong Pengrajin Naik Kelas di 2026

Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2025 (18/11/2025).

Jayapura,JayaTvPapua.com. – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Jayapura menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2025 di Gedung Dekranasda Entrop, Selasa 18 November 2025. Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan penyusunan dan evaluasi Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota sebagai bagian dari program perencanaan dan pembangunan industri tahun anggaran 2025.

Rakerda dibuka dengan laporan dari Ketua Dekranasda yang di bacakan oleh Wakil Sekertaris Dekranasda Kota Jayapura Achmad Saihcul, yang menegaskan pentingnya seni kerajinan sebagai salah satu sektor yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kreativitas berbasis budaya dinilai menjadi kekuatan utama bagi kemajuan bangsa, termasuk Kota Jayapura yang kaya potensi kriya dan kerajinan lokal.

Dalam laporan sekaligus sambutan Achamd Saihcul, pengurus Dekranasda Kota Jayapura menyampaikan bahwa pembinaan dan pengembangan kerajinan daerah masih membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah, baik provinsi maupun kota. Dukungan tersebut mencakup pendampingan, pelatihan, hingga pemasaran agar kerajinan Kota Jayapura dapat bersaing di pasar lokal maupun global.

Pada tahun anggaran 2025, beberapa program sudah direalisasikan, antara lain:

1. Pelantikan pengurus Dekranasda periode 2025–2029

2. Penyaluran bantuan kepada 60 pelaku usaha kerajinan, berupa peralatan kerja dan bahan baku

3. Keikutsertaan dalam pameran di JCC Yogyakarta

4. Pelaksanaan beberapa kegiatan pelatihan dan peningkatan kapasitas pengrajin

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, dalam wawancara menegaskan bahwa Dekranasda memiliki peran strategis sebagai pendamping dan pembina para pengrajin. Ia berharap Rakerda tahun ini menghasilkan rumusan program yang efektif dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan industri kerajinan di kota ini.

“Rakerda ini harus mampu menghasilkan keputusan yang menjadi dasar program kerja tahun 2026. Program tersebut harus benar-benar berdampak positif bagi perkembangan usaha kerajinan,” ujarnya.

Rustan Saru menekankan pentingnya evaluasi terhadap seluruh program 2025. Hal ini bertujuan menentukan usaha mana yang perlu dilanjutkan, dikembangkan, atau dihentikan. Evaluasi tersebut mencakup kendala produksi, pemasaran, hingga kebutuhan modal.

Menurutnya, pemerintah siap bersinergi dan mengalokasikan anggaran untuk mendukung program pembinaan, bantuan modal, hingga penyediaan peralatan bagi pelaku usaha. Namun ia menegaskan bahwa pendampingan dan pelatihan tetap menjadi kunci agar produk kerajinan lokal mampu bersaing.

“Yang paling penting adalah bagaimana produk kita bisa masuk pasar lokal, nasional, bahkan global. Ini langkah awal untuk peningkatan pendapatan para pengrajin dan masyarakat kita,” jelasnya.

Dengan dilaksanakannya Rakerda Dekranasda 2025, diharapkan lahir program yang lebih kuat, terarah, dan berkelanjutan untuk mendorong pengrajin Kota Jayapura naik kelas dan memberi dampak ekonomi yang lebih besar di tahun-tahun mendatang.

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *