Demo Damai Mahasiswa Warnai Hari Lahir Uncen Angkat Isu Papua Darurat Kemanusiaan

Forum Independen Mahasiswa West Papua (FIM-WP) gelar aksi damai di Kota Jayapura (10/11/2025).

Jayapura, JayaTvPapua.com. – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Independen Mahasiswa West Papua (FIM-WP) menggelar aksi damai di Kota Jayapura, Senin (10/11/2025).

Aksi ini dilakukan serentak di empat titik, yakni Universitas Cenderawasih (Uncen) Atas Perumnas III, Uncen Bawah Abepura, Expo Waena, dan Kampus Muhamadia Tanah Hitam.

Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati hari lahir Universitas Cenderawasih (Uncen) yang jatuh pada 10 November 1962. Dengan mengusung tema “Papua Darurat Militerisme, Investasi, dan Krisis Kemanusiaan”, para mahasiswa menyuarakan berbagai tuntutan terkait kondisi sosial dan politik di Tanah Papua.

Dalam aksi itu, massa FIM-WP menyampaikan beberapa poin tuntutan utama, di antaranya:

1. Hentikan militerisasi di Tanah Papua.

2. Tolak Proyek Strategis Nasional (PSN) di Merauke yang dinilai menimbulkan ekosida dan genosida terstruktur.

3. Mendesak Komnas HAM RI segera mengusut penembakan 11 warga sipil di Suanggama, Intan Jaya.

4. Menolak pembukaan Blok Wabu, Blok Waring, serta proyek eksploitasi migas dan sawit yang dinilai merampas sumber daya alam Papua.

5. Menuntut penutupan PT Freeport Indonesia.

6. Memberikan hak menentukan nasib sendiri bagi rakyat Papua.

Salah satu titik aksi di Tugu Pendidikan Abepura (Lingkaran Abepura) sempat dibubarkan aparat keamanan karena dianggap melewati batas waktu yang telah ditentukan. Meski demikian, massa aksi tetap bersikeras melanjutkan orasi mereka.

Dalam pernyataannya, Komite Pimpinan Pusat FIM-WP menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk kesadaran mahasiswa Papua untuk menjadi pribadi yang berintelektual, progresif, dan bermoral.

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *