Jayapura,JayaTvPapua.com. – Menyambut perayaan Natal 2025, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui program Berbagi Kasih Natal menyalurkan bantuan layanan jasa kepada Panti Asuhan Pembawa Terang yang berlokasi di Barak Skouw, Sekolah Polisi Nasional (SPN) Jayapura Utara, Distrik Tanjung Ria, Senin (15/12/2025).
Kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata kepedulian Indosat terhadap generasi muda di Tanah Papua, sekaligus bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan nilai cinta kasih dan kebersamaan, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan.
EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, Swandi Tjia Si, mengatakan program tersebut merupakan kegiatan nasional yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.
“Program ini kami lakukan dengan berkeliling, mulai dari Jayapura, Merauke, Sorong, Nabire hingga Timika. Kami ingin merayakan Natal dengan penuh sukacita bersama saudara-saudara kita,” ujar Swandi.
Ia menjelaskan, secara nasional Indosat menyalurkan sekitar 2.000 bantuan layanan jasa, dengan 40 persen penerima berada di wilayah Indonesia Timur, khususnya Papua dan sekitarnya.
“Harapan kami, bantuan ini dapat meringankan kebutuhan adik-adik serta menjadi wujud cinta kasih kami. Semoga mereka selalu diberkati Tuhan Yesus dan kelak tumbuh menjadi generasi yang berguna bagi bangsa dan daerah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Swandi juga memberikan motivasi kepada anak-anak panti asuhan agar tetap semangat menempuh pendidikan dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.
“Sekolah itu sangat penting. Untuk meraih kesuksesan dibutuhkan kesabaran, pengorbanan, dan semangat pantang menyerah. Tuhan Yesus selalu menyertai setiap usaha kita,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan berbagi ini bukan sekadar pemberian bantuan, tetapi juga bentuk kepedulian sosial yang tulus di tengah berbagai tantangan kehidupan.
“Kami bersyukur masih diberi kesempatan untuk peduli dan berbagi. Bukan hanya soal memberi, tetapi menghadirkan harapan dan kasih bagi sesama,” tambahnya.
Sementara itu, Pengelola Panti Asuhan Pembawa Terang, Meilani Swastini Aronggear, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Indosat, terutama karena sangat membantu kebutuhan pendidikan anak-anak asuh.
“Anak-anak sering mendapat tugas sekolah yang membutuhkan akses internet. Selama ini kami sering terkendala pulsa, sehingga bantuan layanan ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Meilani menjelaskan, Panti Asuhan Pembawa Terang saat ini menampung sekitar 30 anak yang berasal dari wilayah pesisir dan pegunungan Papua, dengan rentang usia mulai dari empat tahun hingga tingkat SMA.
Ia mengungkapkan, tantangan utama yang masih dihadapi panti asuhan adalah keterbatasan akses air bersih dan sarana transportasi menuju sekolah.
“Kami harus membeli air setiap hari karena tidak tersedia air tanah di lokasi ini. Selain itu, jarak sekolah yang cukup jauh juga menjadi kendala bagi anak-anak,” jelasnya.
Meski demikian, Meilani berharap kepedulian dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta, dapat terus berlanjut demi mendukung masa depan generasi muda Papua.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian ini. Kiranya Tuhan memberkati semua pihak yang telah peduli dan membantu anak-anak kami,” tutupnya.












