Jayapura, 24 November 2025 — Pemerintah Kota Jayapura terus mempercepat penataan Pasar Mama-Mama Papua. Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menyampaikan perkembangan terbaru usai melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan pasar tersebut tertata, aman, dan nyaman bagi mama-mama Papua yang berjualan.
Rustan Saru menjelaskan bahwa pemerintah telah membagi tugas lintas perangkat daerah agar percepatan penanganan dapat berjalan maksimal. Salah satu fokus utama ialah menjaga kebersihan pasar.
“Petugas kebersihan dari Dinas Perindakop bekerja bersama Tim Kuning-Biru setiap hari untuk memastikan area pasar tetap bersih dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung,” ujarnya.
Selain kebersihan, pemerintah juga tengah memperbaiki sistem penerangan dan pengawasan. Bagian Umum Pemerintah Kota Jayapura telah ditugaskan untuk memasang serta memperbaiki lampu dan CCTV di seluruh area pasar.
“Perbaikan CCTV dan lampu penerangan penting untuk meningkatkan keamanan sekaligus mempermudah proses monitoring aktivitas di pasar,” kata Rustan Saru.
Dinas Perindakop juga melakukan penataan ulang para pedagang untuk memastikan aktivitas jual beli berjalan tertib. Penataan ini sekaligus bertujuan mencegah kembali munculnya aktivitas yang tidak sesuai, termasuk praktik perjudian.
Rustan Saru menargetkan proses penataan selesai pada pertengahan Desember 2025, sesuai hasil perhitungan bersama Wali Kota Jayapura.
“Yang paling penting adalah bagaimana pasar ini kembali hidup, sehingga mama-mama Papua bisa meningkatkan pendapatan hariannya,” tegasnya.
Untuk menghidupkan aktivitas ekonomi, pemerintah berencana menggelar berbagai kegiatan sederhana hingga festival kecil di area pasar. Langkah ini diharapkan menarik minat masyarakat untuk berbelanja sekaligus menghadiri acara yang digelar pemerintah daerah.
Dengan penataan yang lebih baik, Pemerintah Kota Jayapura berharap Pasar Mama-Mama Papua dapat menjadi pusat ekonomi yang aman, tertib, dan memberdayakan mama-mama Papua sebagai pelaku ekonomi utama di pasar tersebut.












