Pembekalan Kristiani Pentingnya Daya Tahan Mahasiswa Hadapi Dinamika Dunia Kampus Modern dengan Tuntutan

Pendeta Kampus sekaligus konselor nasional, Pdt. Nelince Wanma (22/8/2025)

Jayapura,JayaTvPapua.com. – Universitas Ottow Geissler Papua (UOGP) memasuki hari ketiga pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2025/2026. Kegiatan yang diikuti 188 mahasiswa baru ini difokuskan pada pembinaan kerohanian dan pengembangan karakter Kristiani. Jumat (22/8/2025).

Pendeta Kampus sekaligus konselor nasional, Pdt. Nelince Wanma, menjelaskan bahwa dua hari sebelumnya mahasiswa diperkenalkan dengan kampus serta program studi, sementara pada hari ketiga pembinaan diarahkan untuk menanamkan nilai iman dan karakter.

“Hari pertama dan kedua lebih banyak pada pengenalan kampus dan program studi. Sementara hari ketiga kami fokus pada pengembangan karakter Kristiani, karena kampus ini berdiri di atas dasar iman kepada Tuhan Yesus Kristus. Harapannya mahasiswa bukan hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter seperti Kristus,”ujar Pdt. Nelince.

Dalam pembinaan tersebut, mahasiswa diajak melalui tiga materi khusus. Pertama, mengenal diri melalui tes kepribadian MDCA yang dinilai membantu dosen memahami mahasiswa secara lebih mendalam. Kedua, menanamkan kesadaran bahwa setiap mahasiswa adalah anak Allah sehingga mampu mengarahkan hidupnya sesuai tujuan dan panggilan Tuhan. Ketiga, pembaharuan karakter melalui pembersihan emosi negatif serta penguatan spiritualitas.

Pdt. Nelince juga menekankan pentingnya daya tahan mahasiswa dalam menghadapi dinamika dunia kampus yang semakin modern dan penuh tuntutan.

“Kami ingin mahasiswa mampu bertahan, bersabar, mengendalikan diri, dan tetap berpegang pada iman. Jadi ketika lulus, mereka bukan hanya membawa ilmu pengetahuan, tetapi juga karakter yang benar dan beriman,”tambahnya.

Ia menegaskan bahwa ciri khas lulusan Universitas Ottow Geissler Papua harus terlihat berbeda, yakni unggul secara intelektual sekaligus memiliki karakter Kristiani yang kuat.

“Output dari kampus ini bukan hanya cerdas, tapi juga berkarakter. Itulah yang menjadi pembeda lulusan UOGP dengan perguruan tinggi lainnya,” tutup Pdt. Nelince.

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *