PJs.Bupati Mamberamo Raya Buka Langsung Pertemuan Kordinasi malaria Perdhaki SSE di wilayah-nya .

Pjs Bupati Mamberamo Raya (Mambra), Yimin Weya membuka Pertemuan Koordinasi di Tingkat Kabupaten,Kota (Analisis Hasil Monev dan Perencanaan Musrenbangda) berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 58 Tahun 2022 tentang pedoman percepatan eliminasi malaria di Kabupaten Mamberamo Raya.

Mamberamo Raya, JayaTv Papua – Pjs Bupati Mamberamo Raya (Mambra), Yimin Weya membuka Pertemuan Koordinasi di Tingkat Kabupaten,Kota (Analisis Hasil Monev dan Perencanaan Musrenbangda) berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 58 Tahun 2022 tentang pedoman percepatan eliminasi malaria di Kabupaten Mamberamo Raya.

Diketahui program ini merupakan program malaria Perdhaki SSE di wilayah itu, yang bertujuan untuk melakukan koordinasi menghimpun dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Agar terlibat dalam berbagai kegiatan pencegahan dan pengendalian malaria/ Kegiatan yang berlangsung pada hari Rabu (22/10/2024) di Aula Kantor Bappeda itu. Bupati Yimin didampingi Plt. Sekda Sergius Doromi.

Pejabat Sementara Bupati Kabupaten Mamberamo Raya,Yimin Weya.Dalam sambutannya mengatakan malaria merupakan salah satu penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Hingga saat ini sebaran penyakit tersebut masih tinggi di beberapa wilayah dan menjadi salah satu isu penting dalam masalah kesehatan di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

selain tingkat pemahaman kesadaran, Partisipasi masyarakat juga sangat mempengaruhi keberhasilan program pengendalian dan eliminasi malaria di kawasan itu,Untuk mengatasi hal ini diperlukan sebuah upaya untuk mengintegrasikan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian malaria ke dalam rencana pembangunan Kabupaten/Kota (musrembangda). Sebagai bagian dari upaya yang holistik dalam penanggulangan penyakit ini,Selain itu juga integrasi langkah-langkah pencegahan dan pengendalian malaria ke dalam Musrembangda, merupakan pendekatan yang efektif dengan mengintegrasikan upaya pencegahan dan pengendalian malaria ke dalam rencana pembangunan Kabupaten,Maka dapat terciptanya sinergi antara program kesehatan masyarakat dan pembangunan di Kabupaten secara keseluruhan.

Selain itu juga pertemuan ini akan membantu memperkuat kerjasama antara pemangku kepentingan meningkatkan penggunaan sumber daya yang efisien dan mempromosikan kebijakan dan program yang tepat guna dalam mengurangi beban penyakit malaria di tingkat kabupaten kota.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Juan Rumkorem menjelaskan tujuan umum dilakukannya kegiatan ini sebagai koordinasi di tingkat kabupaten yang dilakukan untuk menghimpun dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Agar terlibat dalam kegiatan pencegahan dan pengendalian malaria di wilayah ini.

Sehingga nantinya akan ada peningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat serta perubahan perilaku masyarakat ketersediaan dan akses terhadap layanan kesehatan penurunan kasus malaria di tingkat kabupaten dan desa keberhasilan perencanaan pelaksanaan kebijakan dapat tercermin dalam pengurangan penyebaran penyakit ini.

 

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *