Mamberamo Raya, JayaTvPapua.com – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap kecelakaan transportasi air kembali dilakukan di wilayah Sungai Mamberamo. Sebuah speed boat yang membawa enam orang penumpang dilaporkan terbalik dan tenggelam di Sungai Mamberamo, tepatnya di Kampung Sikari, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Jayapura, Anton Sucipto, mengatakan laporan kecelakaan diterima pada Rabu (14/1/2026) dari seorang warga bernama Edmon Monim.
Berdasarkan informasi awal, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Rabu,(14/1/2026), sekitar pukul 12.30 WIT. Speed boat yang sedang berlayar mengalami mati mesin dan hanyut terbawa arus Sungai Mamberamo. Tidak lama berselang, perahu dihantam gelombang sungai hingga terbalik dan tenggelam.
“Para penumpang sempat melompat ke air untuk menyelamatkan diri. Tiga orang berhasil diselamatkan oleh warga sekitar, sementara tiga penumpang lainnya dinyatakan hilang dan dilakukan pencarian,” jelas Anton Sucipto.
Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh BPBD, Dinas Kesehatan, dan Polres Mamberamo Raya, namun belum membuahkan hasil. Selanjutnya, pihak terkait meminta bantuan Basarnas Jayapura untuk memperkuat operasi SAR.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Siaga Pos SAR Sarmi yang dikoordinir oleh Koorpos Yohanis Muay langsung melaksanakan briefing dan persiapan.
Tim kemudian diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan estimasi waktu tempuh sekitar delapan jam. Setibanya di Kasonaweja, Kampung Sikari, Tim SAR Gabungan langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Mamberamo Raya serta pihak keluarga korban. Namun pada pukul 18.15 WIT, tim menerima informasi dari warga bahwa seluruh korban yang sebelumnya hilang telah ditemukan oleh masyarakat bersama keluarga korban dalam kondisi meninggal dunia.
Dalam operasi tersebut, sejumlah alat utama dikerahkan, antara lain Rigid Inflatable Boat (RIB), mobil rescue, truk personel, drone, AquaEye, Palsar Air, Palsar Komunikasi, serta peralatan pendukung lainnya.
Operasi SAR ini melibatkan unsur Basarnas, BPBD Mamberamo Raya, keluarga korban, serta masyarakat setempat. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan dengan arus sungai cukup deras, yang menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian.
Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup.
Basarnas Jayapura mengimbau seluruh pengguna transportasi air agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, memastikan kelengkapan alat keselamatan, serta melakukan pemeriksaan kelayakan mesin sebelum melakukan pelayaran guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari.












