Wisata Religi ke Tanah Suci Wawali Jayapura Soroti Peran Travel dan Disiplin Jamaah

Rustan Saru Ingatkan Jamaah Umroh Papua Jaga Sikap dan Nama Daerah (15/1/2026).

Jayapura, JayaTvPapua.com – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menghadiri kegiatan Wisata Religi Baitullah Travel Haji dan Umroh yang digelar di salah satu hotel di Abepura, Kota Jayapura, Papua, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Manasik Umroh Turkey 14 Hari yang diselenggarakan oleh PT Wisata Religi Baitullah, dengan jumlah peserta sebanyak 35 jamaah asal Papua, khususnya Kota Jayapura, yang dijadwalkan berangkat pada 24 Januari 2026.

Dalam keterangan saat di wawancara, Wakil Wali Kota Jayapura menyampaikan nasihat dan pesan penting kepada para calon jamaah umroh yang akan menunaikan ibadah sekaligus perjalanan wisata rohani ke Turki, Madinah, dan Makkah selama dua pekan.

Rustan Saru menekankan bahwa para jamaah tidak hanya menjalankan ibadah pribadi, tetapi juga membawa nama baik Kota Jayapura dan Papua di luar daerah bahkan luar negeri.

“Saya menyampaikan kepada jamaah bahwa mereka adalah duta-duta Kota Jayapura. Jaga sikap, jaga kebersamaan, tetap satu komando, dan jangan menimbulkan kegaduhan selama perjalanan hingga kembali ke tanah air,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, keamanan, dan kedisiplinan, mengingat perjalanan umroh membutuhkan kondisi fisik yang prima serta kesabaran yang tinggi.

“Ibadah umroh ini bukan hanya wisata rohani, tetapi membutuhkan fisik, waktu, tenaga, dan kesabaran. Ini adalah ibadah dunia dan akhirat, sehingga harus dijalani dengan penuh keikhlasan agar menjadi umroh yang mabrur,” tambahnya.

Selain itu, Rustan Saru menegaskan agar pihak travel dan jamaah tetap mematuhi ketentuan pemerintah, baik dari Kementerian Agama, regulasi penyelenggaraan haji dan umroh, maupun aturan pemerintah daerah.

Menurutnya, program wisata rohani seperti umroh bagi umat Islam dan ziarah ke Yerusalem bagi umat Kristen merupakan bagian dari kegiatan keagamaan yang perlu dikelola secara profesional agar memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Semua harus mengikuti aturan yang berlaku agar jamaah terlayani dengan baik, aman, dan terlindungi selama menjalankan ibadah,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pembekalan spiritual sekaligus kesiapan mental bagi para jamaah sebelum menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci.

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *