Wali Kota Jayapura Dorong Penguatan Peran Daerah dalam Raker APEKSI Komwil VI di Kendari

Kendari, JayaTvPapua.com – Komitmen memperjuangkan kepentingan daerah kembali ditegaskan Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, saat menghadiri Rapat Kerja Komisariat Wilayah VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia yang berlangsung di Kendari, 2–4 Juni 2026.
Pertemuan yang mempertemukan kepala daerah dari Sulawesi, Maluku, dan Papua tersebut menjadi ruang strategis untuk menyatukan pandangan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan perkotaan di kawasan Indonesia Timur.
Dalam forum tersebut, sejumlah isu krusial menjadi perhatian bersama, mulai dari pengelolaan lingkungan, tata kelola pemerintahan, penyesuaian kebijakan fiskal daerah, hingga penguatan kapasitas pelayanan publik di tengah dinamika pembangunan nasional.
Abisai Rollo menilai forum APEKSI memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Melalui wadah tersebut, berbagai persoalan yang dihadapi kota-kota di daerah dapat disampaikan secara kolektif sehingga memiliki daya dorong yang lebih kuat dalam penyusunan kebijakan nasional.
Menurutnya, setiap daerah memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, kebijakan pembangunan harus mampu mengakomodasi kondisi riil yang dihadapi pemerintah kota, khususnya di wilayah timur Indonesia yang masih membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan dasar masyarakat.
Salah satu topik yang banyak mendapat perhatian dalam rapat kerja adalah persoalan sampah perkotaan. Isu tersebut dinilai tidak lagi sekadar menyangkut kebersihan, tetapi telah menjadi tantangan pembangunan yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan, serta keberlanjutan sumber daya alam.
Wali Kota Jayapura mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun budaya peduli lingkungan melalui langkah sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan fasilitas umum.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah. Partisipasi masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan lingkungan kota yang bersih dan sehat.
“Kesadaran bersama menjadi modal utama. Jika masyarakat dan pemerintah berjalan searah, maka berbagai persoalan lingkungan dapat diatasi dengan lebih baik,” ujarnya.
Selain membahas isu lingkungan, peserta rapat kerja juga menyusun sejumlah rekomendasi yang nantinya akan dibawa dalam Musyawarah Nasional APEKSI. Rekomendasi tersebut mencakup berbagai kebutuhan daerah yang memerlukan dukungan dan perhatian pemerintah pusat.
Abisai berharap hasil pertemuan di Kendari tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi mampu menghasilkan langkah konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat di daerah.
Baginya, kolaborasi antar pemerintah kota merupakan kekuatan penting dalam mendorong pemerataan pembangunan nasional, terutama bagi daerah-daerah yang berada di kawasan timur Indonesia.
Raker APEKSI Komwil VI tahun ini menjadi momentum memperkuat kerja sama antarkota sekaligus mempertegas peran pemerintah daerah sebagai mitra strategis dalam mewujudkan pembangunan Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *