Surabaya, JayaTvPapua.com – Persipura Jayapura terus mematangkan persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Sebanyak 30 pemain Mutiara Hitam menjalani rangkaian Medical Check-Up (MCU) di salah satu rumah sakit swasta di Surabaya, Selasa (4/8/2026), sebagai bagian dari tahapan penting sebelum memasuki agenda pemusatan latihan (training camp/TC) di Boyolali, Jawa Tengah.
Pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi salah satu syarat administrasi sekaligus langkah strategis untuk memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi fisik yang optimal sebelum menjalani program latihan intensif dan kompetisi panjang musim 2026/2027.
Dokter Tim Persipura Jayapura, dr. Benny Suripatty, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk menilai kesiapan para pemain, baik dari aspek kebugaran, kesehatan umum, hingga kondisi jantung.
“Tujuan utama pemeriksaan ini adalah untuk menilai kesiapan pemain dalam menjalani program training camp dan menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Hari ini kami melakukan pemeriksaan fisik umum, pemeriksaan laboratorium, serta pemeriksaan jantung melalui EKG. Jika ditemukan indikasi tertentu, maka pemain akan menjalani pemeriksaan lanjutan seperti ekokardiografi,” ujar dr. Benny.
Ia menambahkan, selain pemeriksaan medis di rumah sakit, tim dokter dan fisioterapis Persipura juga akan melakukan pemeriksaan fisik lanjutan selama agenda TC berlangsung.
Langkah tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi pemain secara berkala, termasuk mendeteksi potensi cedera atau gangguan kebugaran yang dapat memengaruhi performa tim.
“Pemeriksaan fisik lanjutan bisa kami lakukan selama training camp berjalan. Itu juga menjadi bagian dari syarat administrasi dan kepentingan tim, terutama bagi pelatih dalam menyusun program latihan serta menentukan kesiapan pemain menghadapi musim kompetisi,” jelasnya.
Kabar baik datang dari hasil pemeriksaan awal. Menurut dr. Benny, seluruh pemain yang menjalani MCU berada dalam kondisi yang baik dan tidak ditemukan cedera yang belum tuntas maupun cedera yang masih dalam proses pemulihan.
“Puji Tuhan, sejauh ini semua pemain dalam kondisi baik. Tidak ada cedera yang belum tuntas ataupun cedera yang masih berjalan. Harapannya, kondisi ini dapat terus dipertahankan hingga memasuki kompetisi nanti,” ungkapnya.
Pemeriksaan kesehatan di Surabaya menjadi salah satu indikator bahwa Persipura melakukan persiapan secara serius untuk mengarungi Liga 2 2026/2027, kompetisi yang diprediksi berlangsung semakin ketat dengan persaingan antarklub yang lebih kompetitif dibanding musim sebelumnya.
Setelah menyelesaikan tahapan MCU, skuad Persipura dijadwalkan melanjutkan persiapan melalui training camp di Boyolali, yang akan difokuskan pada peningkatan kondisi fisik, pematangan taktik, pembentukan chemistry antarpemain, serta uji coba melawan sejumlah tim sebagai bagian dari evaluasi pelatih.
Manajemen dan tim pelatih berharap seluruh pemain dapat mengikuti program TC tanpa hambatan sehingga Persipura memiliki fondasi yang kuat sejak awal musim.
Dengan komposisi pemain yang terus dipersiapkan dan kondisi kesehatan yang dinyatakan baik, Mutiara Hitam menargetkan tampil kompetitif di Liga 2 musim 2026/2027 dan kembali bersaing di papan atas demi membuka jalan menuju promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Langkah awal melalui medical check-up ini menjadi sinyal bahwa Persipura Jayapura tidak ingin menyisakan celah dalam persiapannya. Klub kebanggaan masyarakat Papua tersebut bertekad membangun tim yang lebih siap, lebih bugar, dan lebih solid untuk menghadapi tantangan panjang kompetisi musim 2026/2027.










