Pemkot Jayapura Gelar 48 Titik Pasar Murah 2026 Harga Pangan Turun Hingga 35 Persen

Pemkot Jayapura Resmi Stabilkan Harga Pangan Pasar Murah Jayapura Digelar Rutin hingga Akhir 2026 (26/2/2026).

Jayapura, JayaTvPapua.com – Pemerintah Kota Jayapura kembali menggelar pasar murah bersubsidi sebagai langkah pengendalian inflasi sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadan 2026.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Jayapura mewakili Wali Kota Abisai Rollo, di Lapangan Parkir depan Hotel SIP Azana, Kelurahan Gurabesi, Kamis (26/2/2026).

Pasar murah bersubsidi tahun 2026 akan dilaksanakan sebanyak 48 kali di berbagai kelurahan, mulai Februari hingga Desember. Program ini merupakan kolaborasi sejumlah OPD, yakni Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, serta Dinas Perikanan, dengan dukungan APBD dan dana Otonomi Khusus.

“Subsidi yang diberikan memastikan harga bahan pokok di pasar murah berada sekitar 35 persen lebih rendah dari harga pasar,” demikian laporan Kepala Dinas Bappeda Kota Jayapura Robby Awi

Berbagai komoditas dijual dengan harga terjangkau, di antaranya paket beras premium 5 kg, gula 1 kg dan minyak goreng 1 liter seharga Rp75.000 per paket. Selain itu tersedia ikan ekor kuning Rp20.000/kg, ikan cakalang Rp15.000/kg, telur ayam Rp50.000/rak, daging ayam lokal, cabai Rp90.000/kg, tomat Rp10.000/kg, bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp35.000/kg.

Wakil Wali Kota Jayapura dalam wawancara usai pembukaan mengatakan, pasar murah merupakan upaya konkret pemerintah daerah bersama distributor, Bulog dan mitra usaha untuk menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat.

“Harga cabai di pasar bisa mencapai Rp110 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram, tetapi di pasar murah hanya Rp90 ribu. Artinya ada penurunan cukup drastis dari harga pasar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan pasar murah dijadwalkan satu kali setiap minggu dengan lokasi bergilir di 25 kelurahan di Kota Jayapura. Program ini diharapkan menjangkau masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang Ramadan hingga akhir tahun.

“Kalau harga stabil dan terjangkau, daya beli masyarakat meningkat dan inflasi daerah bisa dikendalikan. Ini yang terus kita jaga sampai menjelang Natal dan Tahun Baru,” tambahnya.

Selain OPD terkait, kegiatan pasar murah juga melibatkan Asosiasi Ritel Indonesia dan Bank Indonesia yang mendukung sarana serta penjualan sejumlah produk pangan bersubsidi.

Pemerintah Kota Jayapura berharap program pasar murah bersubsidi dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih murah sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah sepanjang tahun 2026.

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *