Jayapura, JayaTvPapua.com. – Solidaritas Mahasiswa Papua (SOMAP) menggelar aksi demonstrasi dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia, Rabu (10/12/2025). Tema aksi tahun ini, “Indonesia Bertanggung Jawab atas Pelanggaran HAM Selama 64 Tahun di Papua”, menjadi pengingat sekaligus seruan agar pemerintah segera menuntaskan berbagai kasus pelanggaran HAM yang dinilai belum mendapatkan keadilan bagi korban maupun keluarga.
Aksi dimulai sejak pukul 08.00 WIT di tiga titik utama, yakni gerbang Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih (Uncen), serta Tugu Pendidikan Lingkaran Abepura, Kota Jayapura. Para peserta membawa sejumlah poster dan spanduk yang menyoroti berbagai kasus dugaan pelanggaran HAM di Papua, seperti Wasior, Wamena, Paniai, dan KKB yang masih menyisakan trauma dan proses hukum yang panjang.
Kabag Operasional Polresta Jayapura Kota, Kompol Ferdinand Esau Numberi, memastikan keamanan aksi dengan menerjunkan sekitar 700 personel gabungan terdiri dari Polresta Jayapura Kota, Sat Sabhara Polda Papua, serta dukungan unsur TNI.
“Puji Tuhan, sejauh ini aksi dari tiga kelompok besar dapat berjalan aman dan tertib. Kami berharap sampai para peserta kembali ke tempat masing-masing, situasi tetap kondusif,” tegasnya.
Ia menambahkan, komunikasi dan koordinasi dengan para koordinator lapangan terus dilakukan untuk mencegah potensi bentrokan maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Aksi ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa menyuarakan aspirasi tentang pentingnya perlindungan hak hidup, keadilan, penghentian kekerasan, serta pemulihan bagi korban dan keluarga yang terdampak konflik di Papua.
Dengan momentum Hari HAM Sedunia, SOMAP berharap pemerintah pusat membuka ruang dialog yang adil dan transparan, serta menghadirkan langkah nyata menuju penyelesaian konflik yang berkelanjutan dan bermartabat bagi seluruh masyarakat Papua.












