Jayapura, JayaTvPapua.com – Persipura Jayapura mengawali rangkaian uji coba selama Training Camp (TC) di Boyolali dengan hasil positif. Skuad Mutiara Hitam sukses menundukkan Persika Karanganyar dengan skor telak 4-1, dalam laga yang berlangsung di Lapangan Desa Sumbu, Songgo Langit, Kabupaten Boyolali, Sabtu (15/8/2026).
Meski berakhir dengan kemenangan besar, pertandingan ini tidak sekadar menjadi ajang mengejar hasil. Bagi tim pelatih Persipura, laga tersebut menjadi momentum penting untuk mengukur sejauh mana materi latihan yang diberikan selama hampir satu bulan mampu diterapkan pemain di pertandingan.
Pelatih Persipura Jayapura, Andri Ramawi, mengatakan uji coba perdana tersebut menjadi kesempatan untuk melihat penerapan taktikal, pemahaman pemain, sekaligus perkembangan kondisi fisik setelah menjalani program latihan intensif.
Menurut Andri, secara umum para pemain mampu menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Namun, masih terdapat sejumlah catatan yang harus segera dibenahi sebelum menghadapi lawan dengan level yang lebih tinggi.
Salah satu perhatian utama tim pelatih adalah transisi permainan, terutama ketika tim berada dalam fase perpindahan dari menyerang ke bertahan.
“Kalau bicara taktik, di pending transition kita masih bermasalah. Tetapi secara keseluruhan semua pemain cukup baik,” ujar Andri.
Selain persoalan transisi, Andri juga menyoroti masih adanya beberapa kehilangan bola yang dinilai tidak perlu. Hal tersebut menjadi bagian dari evaluasi untuk meningkatkan konsistensi permainan Persipura.
Di sisi lain, performa lini depan justru memberikan sinyal positif. Andri menilai seluruh pemain depan memiliki karakter dan kemampuan berbeda, sehingga memberikan banyak pilihan bagi tim pelatih.
Menurutnya, tidak ada kekhawatiran ketika melakukan rotasi antara tim pertama dan kedua. Para pemain depan dinilai mampu memberikan warna berbeda dan sama-sama memiliki potensi untuk berkembang.
Setelah menghadapi Persika Karanganyar, Persipura dijadwalkan menjalani uji coba berikutnya dengan menghadapi tim yang bermain di level Liga 1.
Laga tersebut akan menjadi ujian yang lebih serius untuk melihat bagaimana respons pemain ketika menghadapi lawan dengan kualitas dan intensitas permainan yang lebih tinggi.
Andri mengatakan pertandingan tersebut juga penting untuk mengukur kesiapan para pemain Persipura secara lebih objektif, termasuk sejumlah pemain yang sebelumnya sudah memiliki pengalaman bermain di kompetisi Liga 1.
“Kita akan melihat bagaimana pemain merespons ketika menghadapi pemain yang liganya berada di level lebih tinggi,” jelasnya.
Sementara itu, terkait komposisi skuad, Andri menyebut Persipura saat ini lebih fokus mempertahankan kerangka pemain lokal yang sudah ada.
Menurutnya, komposisi pemain lokal dinilai sudah cukup untuk menghadapi persiapan menuju kompetisi. Perhatian tim kini diarahkan pada proses pencarian pemain asing yang dinilai mampu beradaptasi cepat dengan karakter permainan Persipura.
“Kita fokus mungkin bagaimana mencari pemain asing yang bisa cepat masuk ke dalam style kita bermain,” kata Andri.
Kemenangan 4-1 atas Persika Karanganyar pun menjadi modal awal yang positif. Namun, bagi Persipura, hasil tersebut bukan tujuan akhir.
Masih ada sejumlah evaluasi yang harus diselesaikan selama TC Boyolali. Persipura dituntut terus meningkatkan kualitas transisi, mengurangi kesalahan-kesalahan sederhana, sekaligus memastikan setiap pemain memahami sistem permainan yang diinginkan tim pelatih.
Dengan waktu persiapan yang terus berjalan, rangkaian uji coba berikutnya akan menjadi panggung penting bagi Mutiara Hitam untuk menemukan komposisi terbaik sekaligus membangun tim yang semakin solid menghadapi kompetisi musim baru.











