Jayapura, JayaTvPapua.com – Universitas Cenderawasih (Uncen) secara resmi membuka perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 melalui kegiatan pembukaan kuliah dan kuliah umum yang berlangsung di Auditorium Uncen, Jayapura, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti ratusan mahasiswa, khususnya mahasiswa baru, serta dihadiri sejumlah dekan fakultas, dosen dan mahasiswa senior.
Pembukaan kuliah tahun akademik ini sekaligus menjadi momentum bagi sivitas akademika Uncen untuk memperkuat komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan, integritas mahasiswa, serta kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Kuliah umum mengangkat tema “Peranserta Mahasiswa dalam Upaya Pencegahan Korupsi”, yang dibawakan Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Hukum Uncen, Dr. Marthinus Mambaya, S.H., M.Hum., dengan moderator Dian Rahadian, S.H., M.H., dosen Fakultas Hukum.
Mewakili Rektor Universitas Cenderawasih, Prof. Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, S.E., M.Sc.Agr., Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Dirk Y.P. Runtuboy, S.Pd., M.Kes., menyampaikan bahwa pembukaan semester baru tidak sekadar menjadi tanda dimulainya aktivitas perkuliahan.
Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi ruang refleksi, evaluasi dan pembaruan komitmen seluruh sivitas akademika dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Ia mengajak mahasiswa memasuki semester baru dengan semangat, kedisiplinan dan target akademik yang jelas. Mahasiswa juga diharapkan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian mata kuliah, tetapi mampu menjadikan proses pendidikan sebagai sarana membentuk pola pikir, kompetensi dan karakter.
“Keberhasilan mahasiswa bukan hanya diukur dari ilmu pengetahuan, tetapi juga dari keterampilan, integritas, kepedulian sosial, kemampuan bekerja sama dan keberanian memberikan solusi bagi persoalan masyarakat,” ujarnya.
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, mahasiswa Uncen juga didorong tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi pencipta, inovator dan pemecah masalah.
Pemanfaatan teknologi, kata dia, harus dilakukan secara bijaksana dengan tetap menjunjung tinggi nilai akademik dan integritas. Mahasiswa juga diingatkan untuk tidak mengambil atau menggunakan karya orang lain tanpa memperhatikan etika dan tanggung jawab akademik.
Lebih lanjut, Uncen diharapkan tidak hanya menjadi tempat membicarakan berbagai persoalan Papua di ruang kelas, tetapi juga mampu menghasilkan riset dan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Hasil penelitian, lanjutnya, diharapkan tidak berhenti di ruang akademik atau perpustakaan, tetapi dapat diterapkan menjadi kebijakan, inovasi teknologi maupun solusi bagi kebutuhan masyarakat.
Ia juga mengajak para dosen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran serta membangun ruang akademik yang mendorong mahasiswa aktif berdiskusi, bertanya, melakukan penelitian dan menemukan solusi atas berbagai persoalan.
Pada kesempatan tersebut, mahasiswa Uncen turut diingatkan untuk menjaga nama baik almamater, berpikir kritis, bertindak bertanggung jawab serta menjadikan organisasi kemahasiswaan sebagai ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan.
Dengan semangat tersebut, Universitas Cenderawasih diharapkan mampu melahirkan generasi Papua yang berintegritas, kompeten dan mampu berdiri sejajar dengan generasi muda lainnya di Indonesia.
Pembukaan perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 kemudian secara resmi dinyatakan dibuka, ditandai dengan pemukulan tifa sebagai simbol dimulainya proses perkuliahan di Universitas Cenderawasih.











