Jayapura,JayaTvPapua.com – Setelah beredarnya perbuatan tak terpuji oleh seorang oknum mahasiswa asal Papua terhadap salah satu warga bersama keluarganya di jalan raya, yang kemudian dihadang oleh mahasiswa tersebut dengan menggunakan alat tajam.
Video berdurasi 1.43 menit ini pun kini telah tersebar luas hingga viral di berbagai media sosial.
Pemerhati Sumber daya Manusia (SDM) Papua Dr. Methodius Kossay, menilai tindakan tersebut Sangat menyayangan, pelakunya kalau dilihat dari video yang tersebar di media sosial berasal dari Papua. Entah pelaku ini seorang mahasiswa yg sedang kuliah atau bukan.
Lebih lanjut dia mengatakan Perbuatan pelaku tersebut apakah karena pengaruh minuman alkohol atau tidak namun itu sangat menciderai stigma negatif orang lain terhadap orang papua, akibat ulah dari oknum pelaku ini, terutama ade-ade mahasiswa dan pelajar dari papua yg sedang menempuh pendidikan di jawa terutama di Bandung.
“Stigma negatif ini akan berdampak dan mempengaruh ruang gerak mahasiswa dan pelajar yang sedang sekolah di sana,”katanya saat ditemui di Jayapura, pada, Kamis (30/1/2025).
Pemerhati SDM itu menegaskan Perbuatannya tidak patut dan tidak terpuji, maka oknum pelaku tersebut harus ditindak dan melakukan klarifikasi permohonan maaf kepada masyarakat di sekitaran tempat kejadian dan kepada mahasiswa Papua.
Perlu diketehui dan ditelusuri motivasi pelaku melakukan aksi palak tersebut, karena mencoreng nama baik mahasiswa Papua yg sedang mengenyam pendidikan di Jawa, bali dan sumatra
“Sehingga saya berharap kejadian seperti ini akan berdampak kepada mahasiswa dan pelajar yg sedang sekolah di luar Papua seperti; Jawa, Bali, sumatra dan lainnya”Ujarnya.
Maka kata dia tidak boleh terjadi, tindakan serupa dilain waktu, Jika terjadi seperti ini maka harus segera ditindak oleh paguyuban, atau komunitas mahasiswa dan atau organisasi induk yang memayungi mahasiawa Papua misalnya IPMAPA (Ikatan Mahasiswa Papua) yang ada di kota kabupaten atau provinsi tersebut.
Sehingga bisa diselesaikan secara kekeluargaan dan jika meresahka atau merugikan masyakarat yang bisa diproses melalui pihak yang berwajib sehinggah bisa memberikan efek jera kepada oknum atau pelaku.
“Saya sebagai alumni yang sekolah di Jawa dan juga sebagai pemerhati SDM Papua berpesan kepada seluruh mahasiswa dan pelajar yang sedang menempuh pendidikan di jawa, bali dan sumatra harus belajar yang serius, rajin dan tepat waktu “ujarnya.
Harus menjadi pribadi yang proaktif dan berkomitmen dalam menyelesaikan sekolah, dengan melihat pada tujuan, target, strategi dan terus bertindak dalam mengejar cita2 dan harapannya.
“Jangan muda terbawa arus negatif atau pergaulan bebas sehingga menghambat kuliah sebagai tujuan utama. Stop mabuk bagi yg biasa mabuk karena itu akan merusak diri, keluarga dan masa depan”pungkasnya.













