Jayapura, JayaTvPapua.com – Menyikapi kekisruhan yang terjadi pada laga play off promosi Liga 2 Pegadaian musim 2025/2026 antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Ketua Umum BDC Persipura, John Ungirwallu, akhirnya angkat bicara, Jumat (15/5/2026).
Dalam pernyataan sikap resminya, John menegaskan bahwa seluruh elemen BDC Persipura sama sekali tidak terlibat dalam aksi anarkis yang terjadi usai pertandingan yang menentukan satu tiket menuju Liga 1 musim 2026/2027 tersebut.
Menurut BDC, Persipura Jayapura bukan sekadar klub sepak bola, melainkan simbol harga diri dan kebanggaan masyarakat Papua yang harus dijaga bersama.
Sebagai komunitas resmi pendukung Persipura, tugas BDC Persipura adalah menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan selama pertandingan berlangsung. Bukan hanya di laga play off ini, tetapi sepanjang kompetisi Liga 2 musim 2025/2026 di Stadion Lukas Enembe.
BDC Persipura juga menyampaikan rasa prihatin mendalam terhadap seluruh korban yang terdampak dalam insiden tersebut. Mereka mengutuk keras tindakan oknum-oknum yang dinilai tidak menjunjung tinggi semangat fair play dan sportivitas dalam sepak bola.
Selain itu, BDC Persipura meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas pihak-pihak yang diduga menjadi dalang kericuhan dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.
Tak hanya itu, dukungan penuh juga diberikan kepada Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadian, beserta tim hukum Persipura dalam melakukan upaya banding terhadap keputusan Komisi Disiplin PSSI.
BDC Persipura menilai, Komdis PSSI seharusnya tidak hanya berfokus pada kerusuhan yang terjadi, namun juga mengevaluasi kepemimpinan wasit Asker Nadjafaliev asal Uzbekistan yang dianggap memicu kekecewaan besar para suporter Persipura.
Selain itu, BDC Persipira menganggap Banyak pelanggaran yang dinilai diabaikan wasit sehingga memancing emosi dan kemarahan para penonton di Stadion Lukas Enembe.
Karena itu, mereka meminta Komdis PSSI mempertimbangkan kembali sanksi terhadap Persipura Jayapura dengan melihat akar persoalan yang terjadi di lapangan, termasuk kualitas kepemimpinan wasit selama pertandingan berlangsung.
Pernyataan sikap tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa empat elemen resmi suporter Persipura tidak memiliki keterlibatan maupun rencana dalam aksi kericuhan tersebut.
BDC Persipura berharap seluruh masyarakat Papua tetap menjaga persatuan dan terus memberikan dukungan positif bagi Persipura Jayapura agar bisa bangkit dan kembali berjuang di kompetisi nasional.
BDC Persipura, ingin semua pihak melihat persoalan ini secara adil dan objektif. Persipura adalah kebanggaan Papua yang harus dijaga bersama, bukan dirusak oleh tindakan-tindakan yang merugikan klub.













