Jayapura, JayaTvPapua.com – Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar, mengajak seluruh orang tua untuk tidak menunda pendidikan anak sejak usia dini. Menurutnya, PAUD dan Taman Kanak-kanak (TK) bukan sekadar tempat bermain, tetapi menjadi pondasi utama dalam membentuk kemampuan belajar, karakter, dan masa depan anak.
Pesan tersebut disampaikan Nerlince usai menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Kota Jayapura yang berlangsung di Hotel Horison Ultimate Jayapura, Kamis (23/7/2026).
Menurut Nerlince, masih banyak orang tua yang menganggap pendidikan usia dini belum menjadi kebutuhan. Padahal, masa prasekolah merupakan fase emas perkembangan anak, di mana mereka mulai belajar bersosialisasi, mengenal huruf dan angka, serta membangun kebiasaan belajar yang akan menentukan keberhasilan pada jenjang pendidikan berikutnya.
“Banyak orang tua masih menganggap PAUD tidak terlalu penting. Padahal, usia dini adalah pondasi. Jika pondasinya kuat, anak akan lebih siap mengikuti pendidikan di SD, SMP, hingga SMA,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, terdapat lebih dari 3.000 anak usia prasekolah yang tersebar di Kota Jayapura. Untuk melayani mereka, saat ini tersedia lebih dari 100 satuan PAUD dan TK, baik formal maupun nonformal.
Nerlince menegaskan bahwa pemerintah kini mendorong program wajib belajar selama 13 tahun, yang dimulai dari satu tahun pendidikan prasekolah sebelum memasuki jenjang SD, SMP, dan SMA. Karena itu, keterlibatan orang tua menjadi kunci agar seluruh anak memperoleh hak pendidikan sejak dini.
Ia juga menyoroti masih ditemukannya anak yang telah memasuki jenjang pendidikan lebih tinggi namun belum memiliki kemampuan membaca dengan baik. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa penguatan pendidikan usia dini tidak boleh diabaikan.
“Pendidikan anak usia dini bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga. Orang tua harus aktif mengantar dan mendampingi anak belajar sejak usia prasekolah agar mereka memiliki kesiapan memasuki pendidikan dasar,” katanya.
Bunda PAUD Kota Jayapura juga mengajak orang tua yang anaknya belum bersekolah untuk segera melapor ke Sekretariat Bunda PAUD Kota Jayapura di Kantor Wali Kota Jayapura agar dapat dibantu memperoleh akses pendidikan.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jayapura, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, lembaga pendidikan, gereja, masjid, organisasi masyarakat, serta seluruh pihak yang selama ini berkontribusi mendukung pendidikan anak usia dini.
“Kami ingin tidak ada satu pun anak di Kota Jayapura yang tertinggal dari pendidikan. Dengan kolaborasi semua pihak, kita bisa melahirkan generasi Papua yang cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tutup Nerlince.













