Jayapura, JayaTvPapua.com – Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Kota Jayapura menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Jayapura untuk mengingatkan seluruh orang tua agar tidak mengabaikan pendidikan anak sejak usia dini. Pendidikan PAUD dinilai menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi Papua yang berkualitas.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison Ultimate Jayapura, Kamis (23/7/2026), mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi Anak, Bangun Masa Depan” dengan subtema “Sekolahku Seru, Mimpiku Melaju, Aman di Sekolah.”
Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak anak sebagai generasi penerus bangsa.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan, sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter seperti berakhlak mulia, bahagia, peduli, berani, cerdas, memiliki solidaritas, rasa aman, dan tanggung jawab.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga melaporkan, sebanyak 658 anak mengikuti puncak peringatan HAN 2026 yang terdiri dari 450 anak PAUD, 50 siswa SD, 50 siswa SMP, 50 siswa SMA/SMK, 20 anak Sekolah Rakyat, 32 peserta PKBM, dan 6 peserta LKP. Seluruh kegiatan didanai melalui anggaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura.
Sementara itu, Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar, menegaskan bahwa pendidikan usia dini merupakan pondasi utama dalam membentuk kemampuan belajar anak pada jenjang berikutnya.
Menurutnya, berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, terdapat lebih dari 3.000 anak usia prasekolah di Kota Jayapura yang didukung lebih dari 100 lembaga PAUD dan TK. Seluruh orang tua diharapkan memanfaatkan fasilitas tersebut agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan sejak dini.
“Usia prasekolah adalah pondasi. Kalau pondasinya kuat, anak akan lebih siap mengikuti pendidikan di SD, SMP hingga SMA. Jangan menganggap remeh pendidikan PAUD karena di sanalah anak belajar mengenal huruf, angka, bersosialisasi, dan membangun karakter,” ujar Nerlince.
Ia juga menyoroti masih adanya anak yang memasuki jenjang pendidikan lebih tinggi namun belum memiliki kemampuan membaca dengan baik. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama agar tidak terus berulang.
Nerlince mengajak orang tua yang anaknya belum mengenyam pendidikan untuk segera melapor ke Sekretariat Bunda PAUD Kota Jayapura di Kantor Wali Kota Jayapura agar dapat difasilitasi memperoleh akses pendidikan.
“Kami ingin semua anak di Kota Jayapura mendapatkan haknya untuk belajar. Pendidikan adalah investasi masa depan. Dengan kerja sama pemerintah, keluarga, sekolah, gereja, masjid, dan masyarakat, kita dapat melahirkan generasi Papua yang cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tutupnya.













