Pemkot Jayapura Bersama TNI-Polri Bersihkan Lokasi Kebakaran Dok V Bawah, 2.169 Warga Masih dalam Masa Tanggap Darurat

Wali Kota Jayapura Abisai bersama Forkopimda, TNI-Polri, ASN, organisasi kemasyarakatan dan warga mengikuti kerja bakti membersihkan kawasan terdampak kebakaran di Dok V Bawah, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Sabtu (5/9/2026).

Jayapura, JayaTvPapua.com – Pemerintah Kota Jayapura bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN), organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat menggelar kerja bakti massal di kawasan terdampak kebakaran Dok V Bawah, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., sebagai bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah dalam mempercepat penanganan serta pemulihan kawasan pascakebakaran yang menghanguskan permukiman warga.

Sejak pagi, seluruh unsur yang terlibat bergotong royong membersihkan puing-puing dan sisa material kebakaran. Pembersihan dilakukan sebagai langkah awal untuk menata kembali kawasan terdampak sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi proses pemulihan selanjutnya.

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo mengatakan, kerja bakti tersebut merupakan tahap awal pembersihan lokasi kebakaran. Namun, melihat kondisi di lapangan, pembersihan masih akan kembali dilakukan dalam waktu berikutnya.

“Kami membersihkan tempat kebakaran. Ini bagian pembersihan pertama yang kita lakukan. Kondisinya masih perlu dibersihkan kembali dan kita akan lakukan sekali lagi,” ujar Abisai.

Menurutnya, penanganan terhadap korban kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Abisai menegaskan bahwa penderitaan yang dialami ratusan keluarga korban kebakaran merupakan persoalan bersama yang harus dihadapi dengan semangat solidaritas dan gotong royong.

“Kesusahan dari mereka yang menjadi korban adalah kesusahan kita juga,” tegas Wali Kota.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Kota Jayapura untuk terus menunjukkan kepedulian dan terlibat langsung dalam proses pemulihan, terutama apabila kembali dilaksanakan kegiatan pembersihan di lokasi kebakaran.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Jayapura, ketika ada pembersihan lagi di lokasi kebakaran, mari kita sama-sama membersihkan lokasi kebakaran,” katanya.

Selain melakukan pembersihan kawasan terdampak, Pemerintah Kota Jayapura juga memastikan kebutuhan dasar warga yang kini berada di lokasi pengungsian tetap menjadi perhatian selama masa tanggap darurat berlangsung.

Pemerintah menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari. Dalam periode tersebut, pemerintah bersama TNI-Polri dan seluruh pihak terkait akan terus melakukan pemantauan serta memastikan kebutuhan para pengungsi dapat terpenuhi.

Berdasarkan data sementara yang telah dihimpun Pemerintah Kota Jayapura, kebakaran di kawasan Dok V Bawah berdampak terhadap 399 kepala keluarga atau sebanyak 2.169 jiwa.

“Korban kebakaran akan menempati tenda selama 14 hari, masa tanggap darurat selama 14 hari. Data korban, jumlah KK 399 dan jiwa 2.169. Ini data sementara yang sudah bisa kita pastikan,” jelas Abisai.

Pemerintah Kota Jayapura memastikan penanganan pascakebakaran akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Tahapan tersebut dimulai dari pembersihan kawasan, penanganan pengungsi dan pemenuhan kebutuhan dasar, hingga penyusunan langkah pemulihan bagi warga terdampak.

Keterlibatan Forkopimda, TNI-Polri, ASN, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam kerja bakti tersebut menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan dalam menghadapi musibah.

Pemerintah berharap kolaborasi seluruh pihak dapat mempercepat proses pemulihan kawasan Dok V Bawah, sekaligus memberikan kekuatan dan harapan baru bagi ribuan warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, Kota Jayapura diharapkan mampu bangkit dan membantu para korban untuk kembali menata kehidupan mereka secara bertahap setelah musibah yang terjadi.

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *