Aksi Guru Sekolah Swasta Terkait PPPK, Pemkot Jayapura Tunda Tahap II Pengangkatan Honorer

Rustan Saru menegaskan, meski tes tetap dilakukan nantinya, tidak semua pelamar bisa diterima karena formasi yang tersedia sangat terbatas (27/8/2025

Jayapura,JayaTvPapua.com. – Ratusan guru sekolah swasta di Kota Jayapura melakukan aksi protes terkait pengumuman tahap II pengangkatan tenaga honorer pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang tiba-tiba dinonaktifkan.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura sudah menerima aspirasi langsung dari para guru yang mempertanyakan alasan nama mereka tidak muncul dalam pengumuman resmi.

“Formasi yang tersedia di Kota Jayapura hanya 1.270, sementara yang mendaftar mencapai 2.575 orang. Secara otomatis ada yang gugur karena keterbatasan formasi,” jelas Rustan Saru, Rabu (27/8/2025).

Menurutnya, sesuai aturan dari pemerintah pusat, prioritas penerimaan PPPK seharusnya diberikan kepada guru maupun tenaga kesehatan yang bekerja di sekolah negeri. Namun, dalam proses pendaftaran sebelumnya, jalur juga dibuka untuk tenaga swasta sehingga jumlah pelamar membeludak.

Untuk meredam polemik, Pemkot Jayapura mengambil tiga langkah. Pertama, pembatalan sementara pelaksanaan tes tahap II. Kedua, seluruh pendaftar akan tetap diikutsertakan dalam proses verifikasi lebih lanjut sebelum diserahkan ke Wali Kota untuk diputuskan. Ketiga, pemerintah akan meneliti ulang nama-nama peserta aksi yang merasa dirugikan.

Rustan Saru menegaskan, meski tes tetap dilakukan nantinya, tidak semua pelamar bisa diterima karena formasi yang tersedia sangat terbatas.

“Kalau pun dites, tidak mungkin semua diterima. Paling setengahnya juga tidak lulus. Ini yang perlu dipahami bersama,”ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkot menghadapi dilema, sebab masih ada tenaga honorer di sekolah negeri yang telah lama bekerja tetapi belum diangkat sebagai PPPK, sementara pendaftar dari swasta juga menuntut hak yang sama.

Keputusan final terkait nasib guru honorer tersebut akan diumumkan setelah Wali Kota Jayapura melakukan rapat bersama jajaran terkait.

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *