Bahasa Daerah yakni bahasa ibu jadi identitas diri yang harus di pertahankan

Kementrian pendidikan dasar dan menengah badan pengembangan dan pembinaan bahasa Balai Bahasa Provinsi Papua melakukan kegiatan Gelar Wicara (25/02/2025)

Jayapura,JayaTvPapua.com. – Kementrian pendidikan dasar dan menengah badan pengembangan dan pembinaan bahasa Balai Bahasa Provinsi Papua melakukan kegiatan Gelar Wicara
Dalam rangka mempringati hari bahasa Ibu Internasional tahun 2025 “Bahasa daerah mendukung pendidikan bermutu untuk semua” yang di lakukan di Aula kantor Balai Bahasa Provinsi Papua pada selasa 25 febuari 2025 Jalan Yoka Waena,kota jayapura.

Pentingnya Pembelajaran bahasa ilmu dalam mengembangkan rasa percaya diri,menjadi identitas yang kuat menjaga daya berfikir kritis untuk berpartisipasi aktif dan kreatif demi mengurangi konflik antar suku,sehingga dalam rangka Hari Bahasa Ibu Internasional 2025 Balai bahasa Provinsi papua Dalam gelar wicara ini mendatangkan beberapa narasumber yakni Jhon N.R Gobay anggota DPRP papua tengah,Hans Imbiri dari Yayasan SIL Papua,Origenes Monim Direktur sekolah adat papua dan Antonius Matrubongs Koordinator KKLP Pemodernan dan Perlindungan bahasa dan sastra.

Dalam giat Wicara ini dibacarakan banyak hal terkait Bahasa Ibu atau bahasa daerah,seperti mempertahankan bahasa daerah,pembangunan kurikulum sekolah adat bahasa daerah,kebiasaan dalam pola bahan ajar bahasa adat sehingga Bahasa daerah tidak hanya sekedar informasi tetapi juga cermin identitas budaya dan pengetahuan lokal,dengan mengintegrasikan bahasa daerah kedalam kurikulum pendidikan.

Salah satu Narasumber yang merupakan anggota DPRP Papua Tengah Jhon Gobay menyampaikan”Perlindungan dan pembinaan kebudayaan asli Papua mengatur tentang bahasa dan menjadi tugas pemerintah untuk melakukan perlindungan dan pembinaan,dimulai dari kita sendiri sebagai orang Papua yang mempunyai bahasa masing-masing suku harus biasakan dan tidak usah merasa malu rasa minder atau merasa ketinggalan zaman harus bisa menggunakan bahasa daerah untuk menjadi sebuah kebiasaan sehari-hari dalam berkomunikasi dengan orang disekitar kita,” ujarnya.

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *