Mimika, JayaTvPapua.com – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum munculnya apresiasi dari berbagai elemen masyarakat terhadap kinerja Polri dalam menjaga situasi keamanan di Papua. Salah satunya datang dari Tokoh Masyarakat Kampung Hangaitji, Kabupaten Mimika, Daniel M. Yoani, yang menilai pendekatan humanis yang diterapkan personel Operasi Damai Cartenz-2026 berhasil menghadirkan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.
Dalam keterangannya pada Rabu (1/7/2026), Daniel menyampaikan penghargaan atas dedikasi personel Operasi Damai Cartenz-2026 yang dinilai konsisten hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan dialog, pelayanan, dan pendekatan persuasif dalam menjalankan tugas.
“Selaku tokoh masyarakat Kampung Hangaitji, Kabupaten Mimika, saya mengapresiasi kinerja Operasi Damai Cartenz-2026 yang selalu hadir di tengah masyarakat Papua dengan mengedepankan pendekatan yang humanis,” ujarnya.
Menurut Daniel, pendekatan tersebut tidak hanya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri. Ia juga mendukung langkah aparat dalam menegakkan hukum secara profesional terhadap kelompok-kelompok yang berupaya mengganggu stabilitas keamanan di Papua.
Ia berharap upaya tersebut dapat terus menjaga situasi keamanan yang kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang.
Selain itu, Daniel mengajak seluruh masyarakat Papua untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan.
“Mari kita bersama-sama memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Dengan dukungan seluruh masyarakat, saya yakin Papua akan tetap aman, damai, dan semakin maju,” tuturnya.
Apresiasi tersebut menjadi cerminan dukungan masyarakat terhadap upaya Polri, khususnya melalui Operasi Damai Cartenz-2026, yang terus mengedepankan pendekatan humanis, pelayanan kepada masyarakat, serta penegakan hukum secara profesional guna mewujudkan Papua yang aman, damai, dan kondusif.












