USTJ Luncurkan TobatiHeritage.com Kampung Tobati Kini Punya Etalase Digital Pariwisata

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura Richard J. Nahumury bersama Kepala Kampung Tobati David Merauje dan mahasiswa Kukerta USTJ saat peluncuran website www.tobatiheritage.com di Kampung Tobati, Kota Jayapura (11/8/2026).

Jayapura, JayaTvPapua.com – Kampung Tobati, salah satu kampung wisata di pesisir Kota Jayapura, kini memiliki etalase digital untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan produk UMKM kepada masyarakat luas. Website www.tobatiheritage.com resmi diluncurkan pada Selasa (11/8/2026) sebagai hasil program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) Angkatan XXIV Tahun 2026.

Peluncuran website tersebut merupakan bagian dari program bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Kampung melalui UMKM Berbasis Destinasi Wisata Kampung Tobati, Kota Jayapura”, yang melibatkan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kampung, masyarakat, dan Pemerintah Kota Jayapura.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura Richard J. Nahumury menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa USTJ yang telah menghadirkan inovasi digital yang dinilai mampu memperkuat promosi pariwisata Kampung Tobati.

“Ini bukan sekadar peluncuran sebuah website, tetapi merupakan wujud nyata kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kampung, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis teknologi informasi. Website ini dapat menjadi media promosi, pemasaran, serta penyebarluasan informasi mengenai potensi Kampung Tobati,” ujarnya.

Menurut Nahumury, Kampung Tobati memiliki kekayaan alam, budaya, dan daya tarik wisata yang besar, sehingga perlu dipromosikan secara lebih luas melalui platform digital. Ia berharap TobatiHeritage.com dapat menjadi pintu masuk bagi wisatawan untuk mengenal keindahan kampung tersebut, mulai dari panorama pesisir, Jembatan Merah, kehidupan masyarakat adat, hingga produk kuliner dan kerajinan lokal.

“Website ini harus menjadi etalase digital kampung yang menampilkan keindahan alam, budaya, aktivitas masyarakat, dan berbagai produk unggulan Tobati sehingga dapat dikenal oleh masyarakat Indonesia bahkan wisatawan mancanegara,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Tobati David Merauje berharap website tersebut tidak berhenti sebagai hasil proyek Kukerta semata, tetapi dapat terus dikelola secara aktif oleh masyarakat kampung.

“Kami ingin website ini diperbarui secara berkala dengan informasi yang aktual, menarik, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini harus menjadi pintu masuk untuk membuka peluang yang lebih besar bagi pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif, pelestarian budaya, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah kampung akan berkoordinasi dengan pihak USTJ untuk mendapatkan pendampingan teknis agar operator kampung mampu mengelola website secara mandiri ke depan.

Selain membangun website, mahasiswa Kukerta USTJ juga melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk pelatihan pengolahan abon ikan bagi pelaku UMKM di Kampung Tobati.

Nahumury menambahkan bahwa pengelolaan website idealnya melibatkan generasi muda kampung agar platform tersebut terus aktif menampilkan informasi mengenai pembangunan kampung, destinasi wisata, produk kuliner, kriya, serta seni budaya lokal.

Dengan hadirnya TobatiHeritage.com, Kampung Tobati diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan masyarakat, sekaligus memperkuat promosi digital UMKM lokal di Kota Jayapura.

Pemerintah Kota Jayapura menyatakan akan terus mendorong inovasi dan kolaborasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia di kampung-kampung wisata sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *