Benhur Tomi Mano Tak Maju Lagi, Akui Masih Banyak Harapan Seniman Belum Terwujud

Benhur Tomi Mano, Ketua Dewan Kesenian Tanah Papua Wilayah Budaya Tabi Kota Jayapura periode sebelumnya, menyatakan tidak akan mencalonkan diri kembali dalam Musda VI, Selasa (27/10/2026).

Jayapura, JayaTvPapua.com – Benhur Tomi Mano menyatakan tidak akan mencalonkan diri kembali sebagai Ketua Dewan Kesenian Tanah Papua Wilayah Budaya Tabi Kota Jayapura dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI yang berlangsung di kawasan Kotaraja, Selasa (27/10/2026).

Benhur yang memimpin Dewan Kesenian Kota Jayapura sejak 2006 hingga 2025 menilai, regenerasi kepemimpinan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi serta membuka ruang bagi lahirnya gagasan-gagasan baru untuk memajukan seni dan budaya di Kota Jayapura.

Dalam penyampaiannya di hadapan peserta Musda, Benhur secara terbuka mengakui bahwa selama masa kepemimpinannya masih terdapat harapan para seniman yang belum terwujud.

Sejumlah program juga belum berjalan maksimal, sementara sebagian komunitas seni belum sepenuhnya terjangkau oleh organisasi.
Menurutnya, evaluasi tersebut harus menjadi bahan pembelajaran bersama agar kepengurusan berikutnya dapat bekerja lebih baik dan menjawab kebutuhan para seniman serta budayawan.

Benhur menegaskan, keputusannya untuk tidak kembali mencalonkan diri bukan karena kehilangan kecintaan terhadap dunia seni dan budaya, melainkan karena ingin memberikan kesempatan kepada pemimpin baru untuk membawa penyegaran dan perspektif berbeda bagi organisasi.

Ia juga mengingatkan bahwa Dewan Kesenian merupakan rumah bersama seluruh seniman dan budayawan, bukan milik pribadi atau kelompok tertentu. Karena itu, organisasi membutuhkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh komunitas dan mendorong perkembangan seni budaya secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Benhur menekankan bahwa pembangunan Kota Jayapura tidak hanya diukur melalui infrastruktur, seperti jalan, jembatan, dan gedung, tetapi juga melalui terjaganya identitas, sejarah, serta kebudayaan masyarakat.

Ia mengingatkan pentingnya memperkenalkan bahasa daerah, tarian adat, musik tradisional, dan sejarah kampung kepada generasi muda agar warisan budaya Port Numbay tidak hilang di tengah perkembangan zaman.

Benhur berharap, kepengurusan Dewan Kesenian yang baru dapat melanjutkan perjuangan para seniman, memperkuat pembinaan generasi muda, serta menghadirkan program-program yang nyata bagi pelestarian dan pengembangan seni budaya di Kota Jayapura.

Musda VI Dewan Kesenian Tanah Papua Wilayah Budaya Tabi Kota Jayapura menjadi momentum evaluasi sekaligus regenerasi kepemimpinan untuk periode 2026-2031.

Share this article