Jayapura, JayaTvPapua.com – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Kota Jayapura melalui kolaborasi Tim Penggerak PKK Kota Jayapura dan Pemerintah Kampung Holtekamp menggelar kegiatan bakti sosial terpadu yang dipusatkan di Kantor Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama rangkaian peringatan HUT RI ke-81 di Kota Jayapura, dengan menghadirkan berbagai pelayanan langsung kepada masyarakat, mulai dari pengobatan massal, pembaruan data BPJS Kesehatan, donor darah, hingga pelayanan administrasi kependudukan.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jayapura Nerlince Wamuar Rollo yang hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut mengatakan bahwa bakti sosial ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, memperkuat akses pelayanan kesehatan, memperbarui data kepesertaan BPJS Kesehatan, memberikan pelayanan administrasi kependudukan, serta menumbuhkan semangat gotong royong antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh mitra kerja,” ujarnya.
Pelayanan kesehatan dalam kegiatan ini melibatkan tenaga medis dari wilayah kerja Puskesmas Koya Barat serta sejumlah dokter spesialis, di antaranya spesialis kandungan, penyakit dalam, kulit, anak, dan dokter umum.
Sementara itu, hasil pendataan BPJS Kesehatan menunjukkan masih terdapat 42 peserta JKN belum aktif, 48 peserta menunggak iuran, 264 peserta berstatus tidak aktif, dan 108 warga belum memiliki kepesertaan JKN. Data tersebut akan ditindaklanjuti melalui kerja sama Pemerintah Kampung Holtekamp dan BPJS Kesehatan Kota Jayapura agar masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih mudah dan berkelanjutan.
Di bidang kemanusiaan, TP PKK Kota Jayapura bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jayapura menggelar aksi donor darah yang diarahkan untuk membangun sistem ketersediaan stok darah di Kampung Holtekamp melalui konsep “Dompet Darah”.
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan pelayanan langsung dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura untuk pengurusan dokumen kependudukan, sehingga berbagai kebutuhan administrasi dapat diselesaikan dengan cepat dan mudah.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kampung Holtekamp Fery Adrian Mans menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif Pemerintah Kampung Holtekamp sebagai bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat dalam menyongsong HUT RI ke-81.
“Hari ini kami menghadirkan donor darah, pelayanan BPJS Kesehatan, administrasi kependudukan, pemeriksaan VCT, TB, HIV, kusta, penyakit dalam, serta pelayanan kesehatan umum dengan melibatkan beberapa dokter spesialis. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam pelayanan kesehatan,” katanya.
Fery menambahkan, kegiatan ini didukung melalui Dana Desa, Alokasi Dana Kampung (ADK), serta dukungan berbagai mitra dan dunia usaha yang beroperasi di wilayah Holtekamp, termasuk BUMN dan pihak swasta.
Ketua TP PKK Kota Jayapura Nerlince Wamuar Rollo juga mengajak seluruh kampung dan kelurahan di Kota Jayapura untuk menjadikan kegiatan serupa sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya pelayanan kesehatan, tetapi juga menanamkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan menjadi orang Indonesia. Saya berharap kegiatan ini dapat dicontoh oleh kampung-kampung lain di Kota Jayapura,” ujarnya.
Panitia menyampaikan bahwa bakti sosial ini menyasar seluruh masyarakat Kampung Holtekamp tanpa membedakan latar belakang, sehingga manfaat pelayanan dapat dirasakan secara merata.
Kegiatan ini turut didukung oleh PLN Indonesia, BPJS Kesehatan Kota Jayapura, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura, tenaga medis, aparat keamanan, serta seluruh panitia HUT RI ke-81.
Melalui kolaborasi tersebut, Kampung Holtekamp tidak hanya memperingati kemerdekaan, tetapi juga menunjukkan bahwa semangat gotong royong, pelayanan publik, dan kepedulian sosial masih menjadi fondasi kuat dalam membangun masyarakat yang sehat, sejahtera, dan mandiri.











