Satgas Damai Cartenz Amankan Pria yang Diduga Terkait KKB di Intan Jaya

Pengamanan dilakukan sebagai pengembangan penyidikan kasus penembakan yang menewaskan Briptu Anumerta Alvando Steve Karamoi, proses hukum masih terus berjalan (25/6/2026).

Intan Jaya, JayaTvPapua.com – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 mengamankan seorang pria berinisial PP (25) alias P yang diduga memiliki keterkaitan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Dalam pengamanan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unit telepon genggam.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan PP diamankan oleh tim gabungan pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIT di Kampung Bajemba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Setelah diamankan, PP langsung dibawa ke Pos Satgas Damai Cartenz untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Pengamanan ini merupakan tindak lanjut pengembangan penyidikan atas kasus penembakan Pos Tower Satgas Tindak Intan Jaya pada 19 Januari 2024 yang mengakibatkan gugurnya Briptu Anumerta Alvando Steve Karamoi.

Menurut Yusuf, penyidik juga tengah mendalami dugaan keterkaitan PP dengan sejumlah gangguan keamanan lain yang terjadi di Intan Jaya sepanjang tahun 2026. Namun, seluruh informasi tersebut masih dalam tahap penyidikan guna melengkapi alat bukti dan memastikan fakta hukum secara objektif.
Atas dugaan keterlibatannya, PP dipersangkakan melanggar sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait dugaan tindak pidana pembunuhan dan/atau pembunuhan berencana.

Meski demikian, penerapan pasal tersebut masih menunggu proses pembuktian berdasarkan alat bukti yang sah.
Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan pihaknya berkomitmen menindak setiap pelaku aksi kekerasan bersenjata melalui proses hukum yang profesional dan sesuai prosedur.

“Penyelidikan akan terus dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap setiap tindak pidana yang mengganggu keamanan masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyampaikan bahwa penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk memastikan terpenuhinya alat bukti serta mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Hingga kini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 masih melakukan penyelidikan lanjutan dan mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan serta memberikan informasi yang dapat membantu proses penegakan hukum di wilayah Papua Tengah.

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *