Jakarta – Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan Dana Insentif Apresiasi sebesar Rp8 miliar secara transparan dan tepat sasaran guna mempercepat pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
‎
‎Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., saat bertemu Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., di Gedung H Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026).
‎
‎Dalam pertemuan itu, Wali Kota didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Jayapura Simon Petrus Koirewoa, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Fillep C. Hamadi, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Supriyanto.
‎
‎Abisai Rollo menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri atas dukungan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Jayapura. Menurutnya, keberhasilan meraih tiga penghargaan pada Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026 merupakan hasil kolaborasi seluruh unsur pemerintah daerah bersama DPRK, Forkopimda, dunia usaha, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga seluruh warga Kota Jayapura.
‎
‎Ia menegaskan bahwa dana insentif yang diterima akan dikelola secara profesional dengan mengutamakan prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
‎
‎”Pemerintah Kota Jayapura akan terus menghadirkan pembangunan yang inklusif, memperkuat pelayanan publik, meningkatkan investasi, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi demi mewujudkan Kota Jayapura yang maju, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing,” ujarnya.
‎
‎Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih Pemerintah Kota Jayapura. Menurutnya, penghargaan beserta Dana Insentif Apresiasi senilai Rp8 miliar merupakan bentuk kepercayaan pemerintah pusat terhadap daerah yang mampu menunjukkan tata kelola pemerintahan yang baik.
‎
‎Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa disiplin dalam pengelolaan keuangan daerah, inovasi pelayanan publik, serta komitmen terhadap reformasi birokrasi mampu menghasilkan kinerja yang membanggakan.
‎
‎Agus Fatoni juga mendorong Pemerintah Kota Jayapura untuk mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi tersebut melalui penguatan sistem pemerintahan yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan.
‎
‎Lebih lanjut, ia berharap dana insentif tersebut dapat diarahkan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan, penguatan layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur dasar, pengelolaan lingkungan, penataan ruang terbuka hijau, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
‎
‎Selain itu, pemerintah daerah juga didorong mempercepat digitalisasi pemerintahan, meningkatkan layanan administrasi kependudukan, memperkuat sistem perizinan berbasis elektronik, mendorong investasi, serta menjaga tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
‎
‎Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Jayapura dan Kementerian Dalam Negeri dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, menciptakan tata kelola pemerintahan yang semakin berkualitas, serta menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kota Jayapura.













