Jayapura,JayaTvPapua.com. – Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu, M.Th (Periode 2022–2027), mengungkapkan langkah strategis gereja dalam membangun kemandirian ekonomi melalui peresmian kantor pusat baru Sinode GKI dan pengoperasian Hotel Amazing Grace di kawasan Jayapura.
Dalam wawancara, Setelah Peresmian Kantor Sinode GKI Papua dan Hotel Amazing Grace pada Sabtu (30/8/2025). Pdt. Mofu menjelaskan bahwa pembangunan kantor Sinode dan fasilitas pendukung tidak hanya difungsikan sebagai pusat pelayanan administrasi, tetapi juga sebagai pusat kegiatan jemaat, ekonomi, hingga ruang publik.
“Kantor ini memang dibagi dua bagian. Satu untuk pelayanan administrasi dan pelayanan jemaat, sementara gedung serbaguna bisa digunakan untuk kegiatan publik, gereja, dan usaha ekonomi. Termasuk Hotel Amazing Grace yang kita bangun untuk menopang sumber pendanaan gereja,” ujar Pdt. Andrikus.
Menurutnya, pembangunan hotel dan fasilitas usaha merupakan terobosan baru agar gereja tidak hanya bergantung pada persembahan jemaat semata.
“Selama ini gereja hanya mengandalkan donasi dan persembahan. Padahal umat kita juga menghadapi masalah ekonomi. Karena itu kami berpikir bagaimana mengupayakan sumber pendanaan lain,” tegasnya.
Untuk operasional Hotel Amazing Grace, Sinode GKI menjalin kerja sama dengan manajemen Hotel Grand Abe. Mereka bertanggung jawab penuh atas pengelolaan hotel, termasuk pelayanan, keamanan, kebersihan, hingga perawatan fasilitas.
Dari sisi pembiayaan, Pdt. Mofu menyebut pembangunan kantor Sinode awalnya diperkirakan menelan biaya Rp.77 miliar. Namun berkat dukungan tenaga ahli internal gereja dan kontribusi pemerintah daerah, pembangunan dapat diselesaikan hanya dengan kisaran Rp.70 miliar.
Selain itu, GKI juga merencanakan pembangunan museum sejarah gereja yang akan berdiri di kawasan kantor lama Sinode yang dibangun sejak tahun 1968.
“Museum ini nantinya akan jadi ruang edukasi sejarah perjalanan GKI di Tanah Papua. Tempat untuk duduk, belajar, dan mengenang jejak pelayanan gereja bagi masyarakat,”jelasnya.
Dengan adanya fasilitas kantor modern, gedung serbaguna, hingga hotel, Sinode GKI di Tanah Papua berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih profesional sekaligus menjadi contoh kemandirian ekonomi bagi organisasi keagamaan di Indonesia.













