Pemkot Jayapura Gelar Diklat Prajabatan 2025 Fokus Bentuk ASN Berkarakter dan Bebas Pungli

Penyematan tanda peserta Diklat Prajabatan CPNS dan Orientasi PPPK Formasi THK II tahun 2025 oleh Wakil Walikota Jayapura Rustasn Saru (31/10/2025).

Jayapura,JayaTvPapua.com. – Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk membentuk aparatur sipil negara (ASN) yang berkarakter, disiplin, dan berintegritas tinggi. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, saat membuka Diklat Prajabatan CPNS dan Orientasi PPPK Formasi THK II Tahun 2025 di Aula Sian Soor, Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (31/10/2025).

Kegiatan yang digelar melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Jayapura ini berlangsung selama 14 hari, terbagi dalam dua gelombang, dan diikuti oleh ratusan peserta yang akan menjalani pelatihan di Rindam XVII/Cenderawasih.

Rustan Saru menegaskan bahwa Diklat ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata pemerintah dalam membentuk karakter dan etika ASN yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Negara dan Pemerintah Kota Jayapura memerintahkan kegiatan ini dalam rangka membentuk karakter ASN yang lebih baik, agar mereka bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Rustan Saru.

Ia menekankan bahwa ASN harus menjadi teladan dan role model bagi daerah lain di Papua dalam hal kinerja, kedisiplinan, serta tanggung jawab terhadap tugas dan jabatan yang diemban.

“Kita harap mereka bisa menjadi contoh bagi ASN di luar Jayapura. Mereka harus menunjukkan kinerja terbaik, disiplin, jujur, dan terbuka dalam melayani masyarakat,” tambahnya.

Rustan juga mengingatkan seluruh ASN agar menjauhi praktik pungutan liar (pungli) dan bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. Pemerintah Kota Jayapura, lanjutnya, telah berkomitmen menciptakan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan bebas dari penyimpangan.

“Kami sudah sepakat, tidak boleh ada pemungutan yang tidak sesuai aturan. ASN harus menjadi ujung tombak yang memberikan pelayanan dengan hati dan tanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas BKPP Kota Jayapura, Richard Suebu, menjelaskan bahwa pelaksanaan Diklat dibagi menjadi dua gelombang selama 14 hari. Gelombang pertama telah selesai dilaksanakan, sementara gelombang kedua akan dimulai pada Minggu mendatang.

Dari total 791 peserta yang telah diproses pengangkatannya, tersisa 5 peserta yang belum mengikuti Diklat karena berbagai alasan, termasuk pengunduran diri dan kondisi kesehatan.

“Masih ada beberapa peserta, seperti ibu hamil dan yang sakit. Namun mereka sudah menyatakan bersedia mengikuti kegiatan dengan dukungan dari panitia dan keluarga,” jelas Richard Suebu.

Ia menegaskan bahwa BKPP bekerja sama dengan BKD Provinsi Papua dan pihak ketiga, Rindang, dalam pendampingan teknis pelatihan, yang berfokus pada pembentukan karakter dan disiplin ASN.

“Yang paling utama dalam Diklat ini adalah pembentukan karakter. Kalau karakternya baik, kinerjanya pasti juga baik,” ujarnya.

Richard juga mengingatkan agar peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh karena anggaran besar telah disiapkan pemerintah untuk mendukung pelatihan ini. Peserta yang absen tanpa alasan yang sah diwajibkan mengikuti pelatihan ulang dengan biaya sendiri.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Jayapura berharap akan lahir ASN yang berkarakter kuat, disiplin, berintegritas, serta siap menjadi pelayan publik yang profesional dan beretika.

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *