Nabire, 7 November 2025 — Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Nabire berhasil menangkap seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bernama Jayainus Pogau alias Supi Pogau, yang diketahui menjabat sebagai Komandan Batalyon Hetobia Kodap III Nduga di bawah pimpinan Aibon Kogoya.
Penangkapan dilakukan di Pasar Kalibobo, Kabupaten Nabire, pada Kamis (6/11/2025) sekitar pukul 08.42 WIT.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menjelaskan bahwa penangkapan Jayainus Pogau dilakukan setelah tim gabungan Satgas Damai Cartenz mendapatkan informasi mengenai keberadaan pelaku. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan pemantauan di sekitar Pasar Kalibobo.
> “Sekitar pukul 07.05 WIT personel Satgas Ops Damai Cartenz melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku yang terdeteksi di sekitar Pasar Kalibobo. Setelah memastikan identitasnya, tim gabungan langsung melakukan penyergapan dan penangkapan tanpa perlawanan berarti,” ujar Brigjen Faizal di Jayapura, Jumat (7/11/2025).
Dari hasil penyelidikan dan interogasi awal, diketahui bahwa Jayainus Pogau terlibat dalam aksi penembakan terhadap personel Brimob Satgas Operasi Damai Cartenz di Kabupaten Intan Jaya pada 22 November 2023. Aksi tersebut mengakibatkan Bharatu Anumerta Bonifasius Jawa gugur dan Bharatu Rani Seran mengalami luka tembak.
Selain itu, Jayainus juga diketahui pernah menerima dan menyerahkan 31 butir amunisi serta sebuah telepon genggam kepada Aibon Kogoya untuk digunakan dalam kegiatan kelompok bersenjata tersebut.
> “Penangkapan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi antara Satgas Damai Cartenz dengan Polres Nabire dalam menekan aktivitas kelompok bersenjata di wilayah Papua. Ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam menegakkan hukum dan menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua,” tegas Brigjen Faizal.
Pihaknya menambahkan, tim masih terus melakukan pengembangan terhadap jaringan KKB lainnya yang memiliki keterkaitan dengan kelompok Aibon Kogoya. Aparat juga tengah memetakan alur distribusi senjata dan amunisi yang digunakan oleh kelompok tersebut.
> “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpengaruh isu-isu yang menyesatkan, dan mempercayakan sepenuhnya penanganan keamanan kepada aparat,” tambahnya.
Dengan penangkapan ini, aparat keamanan berharap situasi di Papua, khususnya di wilayah pegunungan tengah, semakin kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan damai.












