Jayapura, 17 Februari 2026 – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi korban yang tertimbun longsor di kawasan Batu Putih, Gajah Putih, Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, pada Selasa malam (17/2/2026).
Peristiwa ini bermula ketika personel siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura menerima laporan dari Tambirana Woru terkait adanya satu warga yang tertimbun tanah longsor saat melakukan aktivitas penambangan tradisional.
Korban diketahui bernama Rafles Fonataba/Waromi (22). Berdasarkan laporan, sekitar pukul 14.30 WIT terjadi longsoran tanah secara tiba-tiba yang menyebabkan korban tidak sempat menyelamatkan diri dan tertimbun material longsor.
Keluarga dan masyarakat setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun korban belum berhasil ditemukan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura untuk mendapatkan bantuan evakuasi.
Sebanyak 11 personel rescuer diterjunkan untuk melaksanakan Operasi SAR. Proses pencarian berlangsung selama tiga hari dengan medan yang cukup sulit dan material tanah yang labil serta berpotensi longsor susulan.
Korban akhirnya ditemukan pada pukul 17.57 WIT oleh rekan korban bernama Okto yang lebih dahulu masuk ke lokasi. Selanjutnya, Tim SAR Gabungan melakukan proses evakuasi dengan penuh kehati-hatian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Anton Sucipto, mengatakan medan yang berat menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi.
“Medannya cukup sulit dengan material yang mudah longsor, sehingga tim harus bekerja ekstra hati-hati. Sempat mengalami kendala, namun proses evakuasi akhirnya dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Pada pukul 21.15 WIT, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura untuk penanganan lebih lanjut.
Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Basarnas, Polresta Jayapura, KP3 Laut, Koramil Japsek, Bidokkes, ORARI, RAPI, UPC 119 Kota Jayapura, BPBD, PMI, SAKA Wanabhakti, keluarga korban, serta masyarakat setempat.
Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kerja sama dan dedikasi selama proses pencarian dan evakuasi.













