Kepala Kampung Tak Hadir Apel Gabungan, Wali Kota Jayapura Tegaskan Disiplin ASN Jadi Dasar Pemberian TPP

JAYAPURA – Rendahnya tingkat kehadiran kepala kampung dan kepala kelurahan dalam Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura menjadi perhatian serius Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo. Menurutnya, disiplin aparatur akan menjadi salah satu indikator penting dalam evaluasi kinerja, termasuk pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Dalam apel gabungan yang berlangsung di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (3/8/2026), Abisai Rollo mengungkapkan dari 14 kepala kampung di Kota Jayapura hanya dua orang yang hadir mengikuti apel. Sementara itu, dari 25 kepala kelurahan hanya 13 orang yang hadir. Berbeda dengan para kepala distrik yang seluruhnya tercatat mengikuti apel.
“Kehadiran pimpinan wilayah merupakan bentuk tanggung jawab terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Tingkat disiplin ini akan menjadi salah satu bahan evaluasi dalam pembinaan aparatur,” tegasnya.
Selain menyoroti kehadiran kepala kampung dan kepala kelurahan, Wali Kota juga menyampaikan masih terdapat ASN yang tidak mengikuti apel tanpa memberikan keterangan. Ia meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan pengawasan terhadap disiplin pegawai di masing-masing instansi.
Menurut Abisai Rollo, setiap ASN harus memahami bahwa hak sebagai aparatur negara, termasuk menerima gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), harus diimbangi dengan pelaksanaan tugas dan kedisiplinan dalam bekerja.
“Jangan sampai menerima hak, tetapi kewajiban tidak dijalankan. Kita harus bekerja terlebih dahulu sebelum menerima hak,” ujarnya.
Ia menegaskan ke depan tingkat kehadiran ASN akan menjadi salah satu dasar dalam pemberian TPP. ASN yang tidak disiplin, khususnya yang tidak hadir tanpa alasan yang jelas, akan dievaluasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, Abisai Rollo juga menyinggung pelantikan 113 pejabat administrator dan pejabat pengawas yang baru dilakukan Pemerintah Kota Jayapura. Meski telah dipercaya menduduki jabatan, para pejabat diminta menunjukkan kinerja dan dedikasi dalam melayani masyarakat.
“Saya akan mengecek kembali nama-nama yang dilaporkan. Bagi yang malas bekerja akan dievaluasi sesuai ketentuan, sehingga jabatan dapat diisi oleh ASN yang benar-benar memiliki semangat kerja dan dedikasi,” katanya.
Menutup arahannya, Wali Kota mengutip firman Tuhan dalam Yeremia 29:7 sebagai motivasi bagi seluruh aparatur untuk terus mengabdi dengan penuh tanggung jawab.
Ia mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan tekun, rajin, taat pada aturan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat, seraya mengingatkan bahwa kesejahteraan Kota Jayapura merupakan kesejahteraan seluruh masyarakat dan aparatur yang mengabdi di dalamnya.

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *