Sosialisasi Apresiasi Bunda PAUD, Jayapura Perkuat Komitmen Pendidikan Anak

Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo, menyampaikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi Apresiasi Bunda PAUD Distrik, Kelurahan, dan Kampung se-Kota Jayapura di kediaman Wali Kota Jayapura, Kamis (29/10/2026).

Jayapura, JayaTvPapua.com – Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo, mengajak seluruh Bunda PAUD di tingkat distrik, kelurahan, dan kampung untuk memperkuat sinergi dalam memastikan setiap anak usia prasekolah mendapatkan akses Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Apresiasi bagi Bunda PAUD Distrik, Kelurahan, dan Kampung se-Kota Jayapura, yang berlangsung di kediaman Wali Kota Jayapura, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, peran, dan partisipasi Bunda PAUD dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan anak usia dini, sekaligus memberikan pemahaman mengenai pelaksanaan Apresiasi Bunda PAUD di tingkat distrik, kelurahan, dan kampung.

Dalam sambutannya, Nerlince menegaskan bahwa pendidikan anak harus dimulai sejak usia dini karena menjadi fondasi penting bagi pembentukan karakter, kemampuan belajar, dan kesiapan anak memasuki jenjang pendidikan dasar.

Ia meminta para kepala kampung, lurah, dan seluruh pihak terkait agar lebih memperhatikan anak-anak di wilayah masing-masing, terutama mereka yang telah memasuki usia prasekolah tetapi belum mengikuti pendidikan PAUD atau taman kanak-kanak.

Menurutnya, dukungan terhadap PAUD tidak harus selalu diwujudkan melalui pembangunan gedung khusus. Proses pembelajaran dapat dilakukan di berbagai lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak, termasuk di rumah maupun ruang terbuka, dengan menyesuaikan kebutuhan dan karakteristik anak.

Dalam wawancara, Nerlince menekankan pentingnya sosialisasi agar para Bunda PAUD mampu bekerja bersama dengan pemerintah distrik, kelurahan, dan kampung untuk menjangkau anak-anak usia prasekolah.

Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa pendidikan anak usia dini perlu mendapat perhatian serius, terlebih bagi keluarga yang selama ini menganggap biaya pendidikan taman kanak-kanak sebagai kendala.

“Pendidikan di Kota Jayapura untuk biaya sekolah sudah gratis. Dengan demikian, pendidikan anak usia dini juga harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Nerlince menjelaskan, anak-anak berusia lima hingga enam tahun perlu memperoleh kesempatan belajar sebelum memasuki sekolah dasar. Karena itu, ia mendorong pemerintah di setiap wilayah agar mengarahkan perhatian dan dukungan anggaran pada pengembangan layanan PAUD.

Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan anggaran pendidikan secara tepat sasaran, termasuk untuk mendukung penyelenggaraan PAUD di kampung dan kelurahan. Menurutnya, program pendidikan tidak cukup hanya direncanakan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata seluruh pemangku kepentingan.

Nerlince menegaskan bahwa upaya membangun Generasi Emas Indonesia 2045 harus dimulai sejak sekarang, dengan memastikan anak-anak memperoleh pendidikan dan pendampingan yang baik sejak usia dini.

Menurutnya, tanggung jawab tersebut bukan hanya berada di tangan pemerintah atau tenaga pendidik, melainkan juga orang tua, keluarga, Bunda PAUD, serta seluruh elemen masyarakat.

Ia berharap kegiatan sosialisasi ini mendorong peningkatan kepedulian dan keterlibatan seluruh pihak dalam memperluas akses pendidikan prasekolah, khususnya bagi anak-anak yang belum terlayani.

Melalui penguatan peran Bunda PAUD di tingkat distrik, kelurahan, dan kampung, Pemerintah Kota Jayapura diharapkan dapat memperkuat fondasi pendidikan sejak dini sehingga setiap anak memiliki kesempatan belajar yang lebih baik.

Nerlince berharap komitmen bersama tersebut terus dijaga agar layanan PAUD di Kota Jayapura semakin berkualitas, merata, dan mampu mendukung terwujudnya generasi Papua yang cerdas, sehat, dan berdaya saing.

Share this article