Miris Venue Sepatu Roda Kebanggaan Papua Hancur Dijarah Atlet Gagal Latihan

Fasilitas bertaraf internasional peninggalan PON XX di Jayapura rusak parah Porserosi Papua kecewa dan siap lapor ke Gubernur (18/4/2026).

Jayapura, JayaTvPapua.com – Kabar duka menyelimuti dunia olahraga Indonesia, khususnya di Tanah Papua. Venue sepatu roda kebanggaan, Klemen Tinal Roller Sport Stadium, yang pernah menyandang predikat sebagai salah satu arena terbaik di Asia, kini dalam kondisi memprihatinkan.
Fasilitas yang dibangun megah untuk ajang PON XX Papua tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat penjarahan dan aksi vandalisme oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Kondisi memilukan ini terungkap saat 13 atlet sepatu roda bersama orang tua dan pengurus Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Papua datang untuk menjalani latihan, Sabtu (18/4/2026). Alih-alih berlatih, mereka justru mendapati fasilitas yang dulunya megah kini terbengkalai dan rusak.

Wakil Ketua II Porserosi Papua, Vanwi Roberth, mengungkapkan kekecewaan mendalam atas kondisi tersebut.

“Sedih, sarana olahraga sepatu roda terbaik di Asia bisa rusak seperti ini,” ujarnya.

Padahal, venue ini memiliki sejarah membanggakan. Tim sepatu roda Papua pernah menyumbangkan 8 medali emas dalam PON XX Papua, dengan penyerahan medali oleh almarhum Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Sekretaris Umum Porserosi Papua, Yonas Randan Buak, menegaskan bahwa kerusakan ini telah terjadi sejak lama dan bukan kejadian mendadak.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya sudah tiga kali melaporkan kondisi tersebut ke dinas terkait, namun tidak mendapat respons serius.

“Kami sudah laporkan tiga kali, tapi tidak ada tindak lanjut,” tegas Yonas.

Karena laporan tersebut diabaikan, Porserosi Papua berencana akan menghadap langsung Gubernur Papua, Mathius Fakhiri, dalam waktu dekat.
Mereka akan menyampaikan secara rinci kerusakan yang terjadi sekaligus meminta langkah konkret pemerintah untuk memperbaiki serta mengamankan aset tersebut.

Aset Miliaran dari APBN Kini Terbengkalai
Ironisnya, venue ini dibangun menggunakan dana besar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pembangunan Klemen Tinal Roller Sport Stadium merupakan bagian dari proyek tiga venue tambahan dengan total anggaran mencapai Rp128,2 miliar, yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero).
Proyek tersebut mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2019 sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat dalam menyukseskan PON XX Papua.

Kini, fasilitas berstandar internasional yang seharusnya menjadi tempat pembinaan atlet justru terbengkalai dan rusak, menunggu ketegasan pemerintah untuk menyelamatkannya dari kehancuran total.

Kondisi ini menjadi peringatan serius bagi pengelolaan aset olahraga di Papua. Tanpa perhatian dan tindakan nyata, bukan tidak mungkin fasilitas yang dibangun dengan anggaran besar akan terus bernasib sama rusak dan dilupakan.

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *